Living Together

Living Together

  • WpView
    LECTURES 480
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juin 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Ngantuk." Lirih Bebby. "Yaudah tidur dong." Ucap Aldeon sembari mengeratkan pelukannya pada tubuh Bebby. Begitu hangat dan nyaman pelukan yang Aldeon berikan. Membuat Bebby dengan cepat terlelap. Hembusan napas Bebby terasa di dada bidang Aldeon yang telanjang. Membangkitkan sisi lain dari Aldeon. Pandangan Aldeon jatuh pada wajah Bebby, cantik dan sangat menggoda. Dikecupnya bibir Bebby sekilas. "Eughh...." Bebby melenguh dalam ketidaksadarannya.
Tous Droits Réservés
#351
smk
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Friendship In Love
  • AFIKA [ END✔ ]
  • AKSENIO
  • THREAD OF DESTINY
  • before everything was gone [#wattys2018]
  • GHARIEL
  • REVENGE
  • Cuddling Myself
  • DETTA
  • Effort 2 [ Completed ]

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu