Mr. Black

Mr. Black

  • WpView
    Membaca 20,539
  • WpVote
    Vote 1,193
  • WpPart
    Bab 64
WpMetadataReadLengkap Sab, Sep 2, 2023
Meskipun gantengnya selangit, Kania tetap tidak menyukai Nolan. Baginya, cowok itu aneh karena selalu pakai kacamata hitam. Karena itu dia menjulukinya Mr. Black. Namun, sebuah insiden kecil malah mengharuskan Kania jadi asisten pribadi cowok itu. Perlahan-lahan dia pun tahu rahasia besar yang tersembunyi di balik kacamata hitamnya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#466
blue
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • KPOPERS VS. ANIMERS [END]
  • Love Hate [END]
  • ARGLADIS
  • Meet Me at the Basement
  • Lovekrim Vanilla (TAMAT)
  • Strawberry Cloud [End]
  • VIONA (Terbit)
  • Bodyguard Pilihan papa
  • MUTIARATU

Bertemu seorang cowok dingin di koridor kelas 11 merupakan hal yang tak pernah di inginkan oleh seorang Kanaya Sunny Arabella. Apalagi pertemuan mereka harus berawal dengan Sunny yang tak sengaja menampar wajah cowok dingin itu. Gelagat cowok itu beberapa saat setelah menerima tamparan kuat dari Sunny justru membuat gadis itu tak dapat bernafas normal. Hingga akhirnya Sunny berjanji tak akan pernah mau bertemu dengan cowok sedingin kulkas 10 pintu itu.Tapi siapa sangka, siswa baru yang memperkenalkan diri beberapa saat kemudian didepan kelasnya adalah sosok cowok dingin yang di tamparnya di koridor tadi. Entah itu kesempatan bagus atau malah sebuah petaka, karena cowok itu sempat menghina idolanya sebelum meninggalkan koridor. Ditambah lagi cowok itu terus menatap Sunny penuh ejekkan saat berdiri didepan kelas untuk memperkenalkan diri. Dia, Rayn Briliant Samudra. Panggil saja Rayn. Cowok dingin pencinta anime yang sedang merutuki dirinya karena harus sekelas dengan gadis yang menamparnya di koridor tadi. Lebih parahnya lagi, dia disuruh menempati tempat duduk yang ternyata berada tepat di belakang gadis itu. Akankah semuanya baik-baik saja saat dua musuh bebuyutan itu dipersatukan dalam satu kelas? Atau justru sebaliknya? -----•••----- "YAYAYA BOMMBAYAYAYAYAYAYA...BOMMBOMBA BOMMBOMBA OPP..." Plaaakkk Cepat-cepat gadis itu menghentikan gerakannya dan melepaskan earphonenya. Sunny menelan salivanya susah payah, menatap cowok tinggi didepannya yang memegang pipinya kanannya yang memerah. Sunny merutuki dirinya sendiri karena gerakannya berhasil membuat cowok didepannya menatapnya, entahlah. Datar?seperti tripleks, marah?100%, benci?200%. Sepertinya setelah ini Ia akan ditelan hidup-hidup. -----•••---- Selamat membaca semoga suka❤️🥰 ©️ First: December 12, 2018 Mari menghargai karya sesama penulis dengan tidak melakukan PLAGIARISME

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan