BUTTERFLY

BUTTERFLY

  • WpView
    Odsłon 6
  • WpVote
    Głosy 1
  • WpPart
    Części 4
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., lis 18, 2019
"Masa lalu tidak akan membutakan apa yang akan datang", itu yang diucapkan oleh Irene, sang manager. Kembalinya sang manager merubah 180◦ kondisi yang awalnya penuh kesedihan menjadi kejutan yang tak terduga, bahagia melanda, seisi ruangan terkejut atas kembalinya sang manager, Irene. "Berlatih lah, kita akan kembali mengejar apa yang telah tertinggal, kembali menghadirkan suasana yang pernah hilang dan mengejar segala impian kalian yang belum terlanjur gugur". Leader ke dua, Irene. orang yang tak ingin mereka lepas. Kini suaranya kembali tuk membuat mereka berdiri.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#540
butterfly
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Ex or New? [REVISI]
  • If I Had to Choose
  • Love's Serendipity
  • BREATHE [TAMAT]
  • DERSIK
  • Because Of You
  • "Cinta Tak Ada Yang Tau" [Hyunlix]
  • Sorry, I love you ✔

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści