Rain
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 22, 2019
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Tagsremaja
" Heeii Kamu bisa liat ngga sih ada orang di sini, asal tabrak aja", teriak ku menatap laki-laki yang kira-kira tingginya 179 cm, ya itu tebakan ku saja. " Bantuin kek, kan kamu dah nabrak aku sembarangan. " Aku berharap akan seperti cerita-cerita cerita dan film-film tapi kenyataannya, laki-laki tersebut malah berjalan terus tanpa melihat ku yang sedang kesal karenanya. Untung saja disini tidak begitu ramai karena ini masih terlalu pagi untuk jam berangkat sekolah. Dengan susah payah aku mencoba berdiri tidak terlalu sakit tapi, malunya itu walaupun tidak banyak orang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keano
  • It Always Has to Be You [On Going]
  • My mate is my little friend
  • Terjebak dalam Bee'Qu
  • MAHESWARI  (selesai)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • My Darrel
  • BAD GIRL OR GOOD GIRL?
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines