Mission 108AA

Mission 108AA

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 19, 2019
"Jadi kamu berani masuk rock climbing community cuma untuk merebut gelang digital kamu?" Hilya menatap sahabatnya tak percaya. "Yup betul! Aku yakin, kak Raka sudah ambil gelang milikku. Karena saat gelangku hilang, di hari yang sama aku melihat Kak Raka pakai gelang itu." Nanta menjawab santai, sesekali ia menjilat es krimnya. "Kalau bukan dia pencurinya, bagaimana? Aku tidak yakin dia mencuri gelang kamu." Nanta tertawa renyah, menghabisi es krim terakhirnya, "Gelang itu cuma ada 890 di dunia ini, Hilya. Dan di Asia, gelang itu hanya tersebar lima belas persen. Aku gak yakin dia juga punya gelang itu." Ucapnya merendahkan. "Kamu tenang saja, Hilya. Aku jago kalau soal manjat-memanjat. Toh, alasan sebenarnya aku ikut rock climbing community hanya untuk merebut kembali gelang digitalku." Nanta berdiri, ia menatap sahabatnya yang memasang wajah khawatir, lalu ia tersenyum. "Aku akan lakukan apa yang sudah aku ucapkan. Karena ini adalah misi." Ucapnya sebelum pergi.
All Rights Reserved
#74
sadgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 3 Dimensi
  • Ali Arkhan
  • ALEA (TAMAT)
  • AYKA
  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • DAKSA [END]
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • AL AL GANG [Complicated]
  • Renata Keyla ✔
3 Dimensi

Tentang Arza, yang kehilangan alasan untuk memikirkan masa depannya. Dan tentang Abil, yang membuang masa lalunya, pun memilih persetan dengan yang namanya masa depan. Tentang mereka, yang tidak mampu lepas dari ego dan rasa, mengalahkan keberadaan logika. Seperti kisah remaja dewasa yang belum mampu berpikir dewasa, Abil dan Arza dipertemukan oleh waktu, dan dipisahkan jua olehnya. "Untuk apa memikirkan masa depan jika Ariza, Mom, dan Dad mau memikirkannya untukku? Tidak penting jadi apa, berakhir di mana, atau melalui jalan selanjutnya dengan cara apa. Keinginanku sudah hancur bersama warna-warna yang menghilang dari duniaku."-Arzahira Jingga E.R.- "Ha! Apa gunanya masa lalu? Itu sudah lewat, tidak perlu diingat-ingat. Berharap untuk masa depan? Lebih baik berusaha sekarang, daripada terjebak dalam angan."-Niko Abil- ___°^°___ Genre: Teen Fiction Status: republish ___°^°___ Attention: "Mengandung kata-kata kasar dan umpatan. Jangan ditiru, ntar bibirmu ndower." "Amburadul, revisi dibatalkan. Republish naskah asli dengan revisi #1 (revisi yang sudah dilakukan sejak jaman baheula)" Welcome and enjoy reading, Hoseki. Pertama kali di-publish: 4/12/17 Selesai di-publish: 13/03/18 Republish: 10/10/18

More details
WpActionLinkContent Guidelines