We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pangeran pencari Senja.

Pangeran pencari Senja.

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita cinta klasik yang akan menarikmu kedalam sebuah pemikiran yang baru. Disini, Pangeran, cowok yang sangat dipuja-puja oleh kaum hawa, tertarik dengan Senja, gadis pendiam yang tak ingin mengenal lebih jauh akan cinta. (Cerita Pertama yang mengesankan.)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita di Balik Senja
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • Langit Senja [end]
  • Cinta untuk Senja.
  • SEMESTA PUNYA CERITA
  • Putri & Pangeran
  • Langit Senja (Complite)
  • Twilight Sky
  • Senja ✔

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines