Dia...Ndra

Dia...Ndra

  • WpView
    Reads 72,944
  • WpVote
    Votes 2,611
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 14, 2019
Diandra merasa keluarga suaminya tidak menyukainya. Pasalnya selama sepuluh tahun menikah Diandra belum memiliki anak. Tidak hanya harus menghadapi masalah dengan keluarga suaminya. Kini Diandra juga dipusingkan dengan masalah mantan kekasih suaminya, yang tiba-tiba hadir di tengah-tengah mereka. Bagaimanakah Diandra akan bersikap?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DINAR BINTI DIRHAM (TAMAT LENGKAP)
  • Five Years Later (Tersedia di PlayStore!)
  • 𝕊𝕋𝕀𝕃𝕃 𝔸𝕓𝕠𝕦𝕥 𝕐𝕆𝕌..[END]
  • MR SUNSHINE
  • SALAH
  • Her Ex Husband
  • Jar of Hearts ( Versi Terbit Diandra's Marriage )
  • Bunga (Ditinggal Mantan Dinikahi Takdir)
  • Lo Selingkuh, Gue Balas! ✓ (END)

Dinar tahu Pram adalah pria yang baik. Tapi predikat baik saja tidak cukup untuk membangun sebuah kehidupan rumah tangga bersama sampai menua. *** Ada dua hal yang Dinar benci di dunia ini. Anak-anak dan pernikahan. Ditinggal pergi oleh Papi dari kecil membuat Dinar trauma terhadap pernikahan. Ia memandang semua lelaki sama rata seperti Dirham, Papinya. Dinar tak ingin mencetak Dinar-Dinar yang lain di masa mendatang. Cukup satu Dinar saja. Sampai suatu ketika, Dinar diperkenalkan oleh seorang duda anak satu yang begitu kaku seperti dirinya. Pernah mengalami kegagalan rumah tangga sebagaimana Papinya, dan dengan berani lelaki itu mengajaknya membangun sebuah pernikahan bersama. Satu paket komplit seperti apa yang Dinar benci. Dinar tak tahu cara menolak yang paling sopan bagaimana. Yang ia tahu, Pram adalah lelaki dingin dengan otak encer yang paling paham bagaimana cara memperistri Dinar secara diam-diam ketika Dinar sudah merasa aman dari ancaman. Dan ketika Dinar dibelenggu habis-habisan oleh ikatan suci itu, satu per satu buah pikirannya mulai teruraikan. Ya, menikah tidaklah semenyeramkan yang dibayangkannya. Pram bukan pria brengsek seperti Dirham. Dan yang paling penting, menikah dengan Pram tidaklah seburuk itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines