SABIAN

SABIAN

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 20, 2019
"Ngapain lo ngeliatin gua kaya gitu?" Ujar perempuan itu kepada lelaki yang duduk di sebelahnya. Memang lelaki ini merupakan lelaki paling rese dari semua teman lelaki yang dia punya. "Katanya kalau ngeliatin lawan jenis lebih dari 5 detik bisa bikin jatuh cinta." Kalimat yang dilontarkan lelaki tersebut sukses membuat jantung perempuan ini berdetak kencang. "Dih ogah kali gua disukain ama Cowok kayak lu. Amit-amit." lagi-lagi perempuan ini tidak bisa jujur kepada perasaannya.
All Rights Reserved
#133
berandal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • ANGGARA & ARUNIKA
  • TAKDIR (COMPLETED)
  • Diantara Kalian
  • "You're Still The One"
  • Dangerous Couple [End]
  • Brondong ❤❤
  • NGEBABU-KTH [END]
  • Only Hope

[Tersedia di toko buku terdekat. Beberapa part sudah dihapus] Fani membenci Reihan Nathaniel setengah mati. Cowok playboy yang selalu menjadi most wanted di kampusnya. Bagaimana bisa Tuhan menciptakan cowok seperti Rei yang tidak bisa menghargai cewek? Bukan. Bukan karena cowok itu berlaku kasar atau apapun. Tapi karena cowok itu terlalu lembut dan membuat hampir semua cewek di kampusnya bertekuk lutut pada pesona -yang menurut Fani justru sangat menyebalkan. Kenapa juga orangtuanya memintanya untuk bertunangan dengan cowok itu? Dan yang lebih menjengkelkannya lagi, kenapa Rei harus menerima pertunangan mereka? Karena sebuah alasan, Rei harus menyetujui permintaan orangtuanya untuk bertunangan dengan Tiffany Adelia. Cewek yang ternyata adik tingkatnya di kampus dan cewek yang ternyata membencinya setengah mati. Tapi Rei berusaha untuk bersikap tenang demi rencananya. Karena ternyata, cewek itu juga pernah terlibat secara tidak langsung dengan masa lalunya. "Sampe tujuan gue berhasil aja, Fan. Setelah itu, gue pasti lepasin lo." Tapi belum juga berhasil, hatinya justru berontak dan membuat rencananya hampir gagal. Atau mungkin sudah gagal? Karena tanpa sadar, dia selalu ingin orang lain tahu tentang statusnya dengan Fani. Bukan lagi untuk keberhasilan rencananya, tapi untuk hatinya agar cewek itu tetap tinggal di sisinya. Fani menatap Rei tajam. "Lo nggak punya hak buat ngatur-ngatur gue." "Gue tunangan lo, kalo lo lupa." "Kita cuma pura-pura, kalo lo lupa." "KALO GUE BILANG JANGAN JALAN SAMA DIA, YA BERARTI JANGAN JALAN SAMA DIA!! JANGAN BIKIN GUE TAMBAH MARAH, FAN!!" bentak Rei sambil menonjok dinding.

More details
WpActionLinkContent Guidelines