Story cover for Alone by Hase-Hime
Alone
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Nov 18, 2019
Mencium aroma hujan ... siapa yang tak suka? Benda langit satu ini menarik atensi miliaran orang. Hingga dibuatkan lagu tersendiri.

Akan tetapi, meskipun begitu ada segelintir orang yang membenci hujan. Mencium aroma khasnya saja memunculkan kembali luka lama. Ibaratnya belum mengering, namun sudah ditaburi garam.

Hujan memang terdiri dari 1% genangan dan 99% persen kenangan.

Sayangnya, kenangan yang ada hanyalah kesepian dan kesuraman,
All Rights Reserved
Sign up to add Alone to your library and receive updates
or
#11memasak
Content Guidelines
You may also like
Rainangkasa #2 [END] by AmandaPutri685
38 parts Complete
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
You may also like
Slide 1 of 10
Bukan Salahnya Hujan (Completed) cover
Dalam Rintik yang Sama cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
Miracle of Wonder Rain [END] cover
Rainangkasa #2 [END] cover
Winter's Gift cover
Eccedentesiast (Complete) cover
Our_Autumn [COMPLETED] cover
I love you [tamat]💛 cover
Langit Yang Sama cover

Bukan Salahnya Hujan (Completed)

30 parts Complete

Aku hanya minta satu. Satu saja. Bisakah kamu melupakannya? Sekarang sudah ada aku. Menarilah saja denganku di bawah hujan ini. Jika kamu tidak bisa, maka aku akan lebih memilih untuk pergi. Pergi lebih baik, daripada aku harus terjebak dalam rasa ini. Rasa yang akan mungkin membuatku semakin gila. Kini, tinggal aku dan sepenggal kenangan kita. Kenangan kita dan hujan. Salah siapa ini? Aku? Kamu? Atau hujan? ---------------------------------------------------- Ini adalah kisah tentang orang-orang yang di pertemukan oleh takdir, berusaha untuk melepaskan dan mempertahankan, walaupun itu begitu sulit. Dan juga tentang cinta yang diam-diam tumbuh.