FRESH GRADUATE

FRESH GRADUATE

  • WpView
    Reads 1,614
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Mencari Pekerjaan, kadang sulit, kadang gampang, kadang sulit banget! keluh Raisa. Wawancara kerja, bisa baik bisa buruk. Kalau baik berarti kamu menemukan orang yang tepat, kalau buruk mungkin kamu baru saja bertemu figuran, figuran dalam hidup kita. Wawancara, identik dengan penerimaan, identik juga dengan penolakan. Lalu apa jadinya kalau kita...DITOLAK... Hrd : "Mba Raisa, kalau nanti tidak diterima bukan berarti mba Raisa kurang pintar. Namun mungkin kebutuhan kami berbeda. Akan dikabari satu minggu, atau dua minggu lagi" Aku : "Baik, terimakasih pak" aku memegang tas, berniat meninggalkan ruangan, sambil sesekali mengusap mataku, bukan menangis, hanya mengantuk dan menguap. Untuk apa menangis? Toh dia baru saja menolak karyawan paling keren sedunia. Aku tersenyum sendiri, bukan gila, hanya ingin saja. Kelak, aku janji, dia yang akan melamar ke kantorku, aku CEO nya, mimpi? Menghayal? Tidak...itu pasti terjadi, kan aku baru saja berdoa, dan Allah Swt pasti mengabulkan. Hrd : "Baiklah, saya kira cukup untuk hari ini. Terima kasih sudah hadir diinterview ini, selamat siang.."
All Rights Reserved
#3
gagasmedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • In Her World - Anita [END]
  • KETUA OSIS
  • Converge With You [On Going]
  • 𝑮𝑨𝑫𝑰𝑺 𝑷𝑶𝑳𝑶𝑺 𝑴𝑰𝑳𝑰𝑲 𝑴𝑨𝑭𝑰𝑨
  • ALGARA [TERBIT]
  • Delayed happiness
  • Sudut pandang (felisha)
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Stay Alive [TAMAT]
  • philopobhia

Pagi itu hujan gerimis mulai berjatuhan. Saat lampu merah ku lihat jam tanganku menunjukkan pukul 07.45 yang mana aku hampir telat untuk interview di salah satu perusahaan penerbitan. Seperti biasanya Loki si motor matic tua kesayangan ini yang menemani tiap aku pergi semenjak kuliah sampai sekarang. Kalian pasti akan hafal kalau aku lagi jalan dengan Loki, khas hijau metallic yang bisa dilihat semua orang dengan jelas. Well, untungnya si Loki jarang ngadat. Sekarang pukul 08.04, hanya terlambat sedikit, tidak apa lah ya. Sebenarnya aku sudah muak dengan semua interview yang aku hadapi. Selalu ending dengan kegagalan atau ketidakcocokan. Setidaknya hari ini aku akan coba datang dan berharap sesuatu yang baik akan datang. Setelah menunggu beberapa saat admin memanggil saya untuk interview dengan HR disana, seperti biasanya juga pertanyaan dijawab. Hal standar seperti perkenalan diri, motivasi, dan lainnya sudah terlewati. Another interview just passed, dalam hati. Dengan senyum manisnya mbak HR bilang kalau nanti akan dikabari. Ini nih, line yang paling bikin muak, which means kita nggak akan dipanggil. Sebetulnya aku paham , diri ini kurang percaya diri (bahkan sudah hilang). Aku benci harus seperti ini, terkekang diri sendiri dan tidak bisa mengekspresikan sesuai yang diinginkan. Apa ini karena ayahku yang selalu bilang kalau aku itu tidak mampu? Kamu itu terlalu gendut untuk ini itu, atau karena terlalu banyak konflik di hidup dan batinku? Mungkin semuanya benar. Disini aku mau cerita tentang setiap masa yang kulalui di hidupku secara sederhana tapi juga rumit (what?) This story created by Wanderingfairyyy~

More details
WpActionLinkContent Guidelines