You Are My Light

You Are My Light

  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 11, 2020
Prolog Ketika cinta harus memilih Haruskah aku tetap mencintainya meski hati ini terluka? Haruskah aku meninggalkannya walau aku masih mencintainya walau aku tau aku hanya pelariannya semata? atau haruskah aku kembali kepada cinta masalalu ku atau haruskah aku diam saja menunggu luka ini mengering? Tapi tuhan telah memberiku seseorang yang saat ini berada di sampingku menjadikannya sandaran dan seseorang yang menyemangatiku di saat aku terpuruk, Apakah aku mulai mencintainya? Ya benar aku mencintaimu aku benar-benar mecintaimu Min Yoon Gi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You, Hope, and Memories
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Ketika Hati Memilih (On Going)
  • Ketika Jatuh Cinta
  • Mencintai Dalam Diam
  • Luka & Lara (Completed)
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • " Still Love You " - Baekmi Couple

~Sakura Minami~ Aku mencintainya sejak pertemuan pertama kami. Mungkin dia adalah jodohku, karena Tuhan mempertemukan kembali diriku dengannya . Tapi, dia seperti angin. Dia yang selalu ada di dekatku, tapi takkan pernah bisa ku gapai. Lalu aku bertemu dengannya. Dan pertanyaan muncul di benakku: jika dia memang jodohku, mengapa aku menggapai orang lain? ‬‪~Kenan Voresta~ Dia segalanya di hidupku. Ini bukan lirik lagu yang dia sukai, atau larik puisi yang ku kutip dari novel miliknya. Ini arti dirinya bagiku, dari dulu hingga nanti. Dan dia baru mengetahuinya, ketika dirinya dipelukan yang lain. Tapi, bukankah tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan yang dicinta? ‬ ‪~Brian Voresta~ Aku tak pernah menyesal bertemu dengannya, meskipun pada akhirnya, Tuhan lebih memilih untuk memisahkan kami. Dia adalah pewarna di hitam putih hidupku. Dan ku rasa, aku tak akan pernah menemukan penggantinya, karena separo jiwaku, ikut terbawa seiring dengan kepergiannya.‬

More details
WpActionLinkContent Guidelines