Benci
  • WpView
    reads 121
  • WpVote
    Stemmen 39
  • WpPart
    Delen 6
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd din, nov. 19, 2019
Berawal dari pertemuan tidak sengaja sampai berakhir dengan dendam yang tidak pernah berakhir. Hanya dendam,dendam dan dendam itulah yang ada di pikiran mereka berdua. "Lo ga takut? Disini kita cuman berdua?" ujar Dipta. "Kalo kita cuman berdua dan gada siapa siapa terus kenapa!?" Ujar Caitline. "Gue bisa ngapa ngapain lo" ujar Dipta. "Cuman cowo cemen yang berani sama perempuan" Ujar Caitline. Apakah mereka akan selalu membalaskan dendam satu sama lain? Ataukah salah satu dari mereka ada yang jatuh hati? Entah Dipta atau Caitline. "Sorry lo bukan levelan gue" Ujar Dipta. "Kamu kira, kamu itu levelan aku? Sorry juga ya!" Ujar Caitline. Apakah mereka di takdirkan untuk bersama? Ataukah cinta mereka hanya bertepuk sebelah tangan? Atau mungkin mereka hanya di pertemukan tapi tidak untuk di satukan:))
Alle rechten voorbehouden
#469
bertemu
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Devan Dan Devina [Completed]
  • CEZALINE
  • Another Side | Lee Jeno
  • DIA PERGI?!
  • Behind The Smile
  • FRIENDZONE
  • CINTA ITU INDAH YA?
  • My Protector, Arvin [END]
  • Inside You
  • LOVE BETWEEN WARSZ

"Dasar cewek brengsek. Jadi Lo yang nyuruh key buat dekat sama Devan?"Devina datang dan langsung melayangkan tamparan ke pipi Indry. Sedangkan Daniel mundur menghindari mereka berdua dan bersembunyi di suatu tempat. "Sialan Lo"Indy kembali menampar pipi Devina karena tak terima. "Lo gak malu udah ngerebut Devan dari gue? Oh gue tau. Kayaknya Lo udah gak punya malu jadi cewek. Kenapa? Hati Lo sakit? Hah" Penasaran? Yuk langsung baca ceritanya. Cover pict: pinterest [Masih tahap revisi]

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen