Angel Or Devil?

Angel Or Devil?

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 30, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Warning : - Gaje ( mengingat kalo tadinya gue mau bikin fict serius tapi jadinya malah humor, lol :v ) - Out Of Character/OOC ( gak greget kalo gak OOC #Plak ) - Mungkin typos ( yg ini sumpah gue minta maaf, soalnya gue bukan tipe orang yg mau repot-repot ngecek ulang apa yg udah gue tulis =w=" ) - Judul dan cerita mungkin gak nyambung ( gue gak bakat bikin judul yg nyambung dan menarik, cause gue cuma nulis apapun yg keluar di otak gue =w=" ) Rate : T Genre : Romance, Friendship, Comedy, School Live Please Enjoy~
All Rights Reserved
#520
schoollive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Crazy Student and Bad Teacher
  • A Little Piece of Ours
  • Anything For You
  • Kelas A [End]
  • More Then Friend♡
  • Why Can't I Hold You?
  • Friendship So Love
  • And You
  • ADAKAH ALASAN UNTUK CINTA??

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines