Troublemarker (Tamat)√

Troublemarker (Tamat)√

  • WpView
    Reads 8,480
  • WpVote
    Votes 569
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Cinta dan takdir Pernahkah kau berfikir berada dantara dua hal itu? Cinta? Harusnya kau memilihnya. Karena cinta yang 'mungkin' bisa membuat mu bahagia. Karena cinta yang 'mungkin' bisa membuat hidupmu lebih berharga dan karena cinta yang 'mungkin' bisa membuatmu sejenak melupakan kepedihan yang sempat menjerat hatimu. Membuatmu terpuruk dan menyerah pada nasib. Namun bagaimana dengan... Takdir? Takdir berkata kau tak boleh jatuh cinta, jika kau tak ingin dia terluka. Takdir berkata kau jangan pernah mencinta, jika kau tak pernah ingin terluka. Takdir berkata jangan jatuh hati, jika kau tak ingin menyesali nya nanti. Bukankah takdir egois? Mengancam tanpa henti Menyakiti tanpa hati Bergulir tanpa arah pasti Mempermainkan tanpa peduli Akan adanya yang tersakiti. Cinta dan Takdir? haruskah kau memilih? bagaimana jika kau tetap berada diantaranya. Cinta dan Takdir! Di publikasikan 28 Januari 2020
All Rights Reserved
#53
dhoput
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA DOA DAN RASA
  • "Cinta dalam Doa"
  • Cinta Simpul Mati 2
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Jodoh Pilihan
  • RINTIK TEMU [END]
  • Dear Humaira
  • Takdir Sang Ilahi [END]
  • If It's You

Setelah patah hati yang mengajarkan luka lebih dalam dari sekadar kehilangan, Lili bersumpah tak ingin jatuh lagi. Tapi takdir mempertemukannya dengan lelaki sederhana yang hadir tanpa janji manis tapi penuh makna. lelaki itu berbeda. Bukan hanya caranya mencintai, tapi juga arah doanya. Semakin dekat mereka, semakin jauh kenyataan membawa. Di antara senyuman dan air mata, mereka menyadari: cinta bisa tumbuh di mana saja, tapi tak selalu bisa tinggal. Ini adalah cerita tentang dua hati yang saling menemukan, tapi tak bisa memiliki. Bukan karena tak cinta tapi karena mereka terlalu percaya. Apakah rasa bisa tetap tumbuh meski arah tak sejalan? Atau justru mereka harus memilih, antara cinta yang hangat... atau keyakinan yang tak bisa dikompromi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines