Ava Story

Ava Story

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 19, 2019
Ava Sheeva Aozora kerap di panggil Ava. Berumur 17 tahun, tinggi 145cm, berat badan 45cm, suka cover dance K-pop, anak tunggal dan mempunyai dua sahabat yang bernama Sonya dan Dita. "Heh, tiang ngapain lo ngikutin gue?" Aku menatap cowok di belakangku. Cowok itu Gavin teman sekelasku dan juga teman sebangku ku yang super duper nyebelin bagi ku. "Apa kata lo? Tiang? Enak aja lo ngatain gue tiang" Ucap Gavin sewot. "Kenapa lo marah? Emang lo tingginya seperti tiang listrik kan" "Tiang listrik? Ohh ok, gue tiangnya lo listrik nya ya kan?" "Maksud lo apa ngatain gue listrik?" "Ya lo listrik, listrik yang bisa menyetrum hati gue " Gombal Gavin dengan senyum manisnya. "Apaan sih lo. Lo lagi gombalin gue. Gak mempan kali" Ucap ku memasang wajah cuek, sok tidak terpengaruh oleh gombalan gavin. Padahal di hati dag dig dug. "Kata siapa gue gombalin lo?" "Itu barusan lo gombalin gue" "Enggak kok, pede banget ya lo,, gue tadi cuma lagi ngamen" "Ngamen?" Tanya ku heran. "Iya, ngamen cinta ke lo" Lalu Gavin tertawa dengan keras. "Terserah lo mau ngombal apa? Inget ya gombalan lo itu receh" Ucapku sembari pergi meninggalkan Gavin sendirian. "Sereceh cinta gue ke lo Ava" Teriak Gavin dari belakang. "Gue gak peduli. Wlee" Kata ku sembari menjulurkan lidah ke Gavin. *** Gavin Putra Mahardika biasa dipanggil Gavin, umur sama seperti Ava 17 tahun, tinggi 175cm, memiliki bakat ngombal ya meskipun gombalannya receh, Gavin mempunyai dua Sahabat bernama Danial dan Mirza. Gavin mempunyai hobi baru sekarang, hobi tersebut adalah menjahili cewek agak tomboy yang bernama Ava Sheeva Aozora. Menurut Gavin, Ava itu mempunyai sifat yang berbeda dari cewek lainnya. Dari sifat itu Gavin sangat bersemangat untuk mengusik kehidupan Ava.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • KAY'S STORY
  • My Friend Is My Strength
  • VIA-AMARA
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • Tissa untuk Aris [On Going]
  • Sudut pandang (felisha)
  • Pretty Careless
  • Tokoh Utama
  • AGGA

Kecelakan yg menimpah valen membuat dia lupa dengan ayya temen masa kecil nya . " sekarang gw tau siapa gw " kata valen yg ingat semua nya " ayya maaf in gw " kata valen yg menyesal atas apa yg dia lakukan .valen pun mangambil ponsel nya dan ingin mengabari ayya bahwa dia sudah tau semuanya . Tapi hasil nya nihil ayya tak menjawab telpon dari nya " gw harus ketemu sama ayya " kata batin valen. Valen pun ingin pergih menemui ayya tetapi sesaat membuka pintu ada gio dan erlan yg berdiri di depan pintu kamar rawat valen . " val, lo mau ke mana " tanya erlan " gw ada kabar gembira buat kalian , tapi gw harus kasih tau ayya dulu baru kalian " kata valen yg tersenyum pada sahabat nya . " val , lo masih belum sembuh " kata gio " apa sih gio biasa nya lo yg paling semangat kalau gw mau ketemu ayya " kata valen " tapi ayya " kata gio yg tak di lanjut kan " gw tau dia marah kan sama gw , tenang aja gw bakal kasih hadiah kesukaan nya " kata valen yg mulai berjalan meninggal kan sahabat nya . " val, ayya udah gk ada " teriak gio dan langsung menunduk . Seketika langkah valen berhenti . " apa maksud lo " kata valen yg mulai mencengkram jaket gio " ayya udah gk ada val " kata erlan sekali lagi " kalian pasti bohong " kata valen yg mulai tertunduk lemas . Hai guys mau tau cerita mereka lihat terus yaaa . 😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines