IKHLAS ITU INDAH

IKHLAS ITU INDAH

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 19, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Ikhlas itu ketika kita mau menerima segala ketentuan Allah secara tulus. Ibarat pohon, yang selalu melambaikan daunnya ke arah mana angin membawanya. Secara tulus dia merelakan rantingnya di tebang orang untuk dijsdikan kayu bakar, penyangga bangunan rumah, dan lain-lain. Begitu pula dengan diriku, yang harus berdamai ketika harus menerima fonis dokter. Bahwa Indra penciumanku tidak berfungsi sama sekali dan permanen seumur hidup. Lidah pengecapku juga fungsinya berkurang. Sehingga tenggorokanku juga tidak dapat menikmati lezatnya makanan. Semua terasa hambar seperti air putih. Tapi aku tetap bersyukur dan ikhlas menerima kenyataan tersebut. Karena keluargaku juga dengan tulus merawatku. Mereka selalu support dan memotivasiku untuk tetap semangat menjalani profesiku sebagai guru. Berat memang, ketika aku harus merasakan nyeri pada pinggangku yang pernah retak. Namun aku harus tetap tegar, karena Allah tidak akan menimpakan semua itu kepadaku di luar kemampuanku. Tujuh tahun sudah berlalu, namun ketika rasa lelah menyerangku, maka selama satu minggu harus bed rest. Dengan sabar dan ikhlas aku harus menghabiskan waktu harisnku di rumah. Banyak hikmah yang bisa kuambil. Dengan peristiwa itu aku dipermudah untuk bisa mutasi ke sekolah dekat dengan tempat tinggal suami dan putraku. Sehingga aku bisa berkumpul dengan keluarga kecilku. Bisa mengembangkan potensi menulisku. Yang menghantarkanku lolos sebagai calon pengawas sekolah. Saya selalu berharap bahwa jantung hati dan permata hatiku selalu terus mendukung karirku dengan segala kekuranganku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Eysha Love Story'
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • MAS !
  • Kurindu Baginda✔️ [END]
  • i love komandan S1-♡
  • Kamu dan Negara S1 [SELESAI]
  • Embun Pagi

Angin yg berhembus lembut di pipi disertai dengan suara adzan subuh yg telah berkumandang yg membuatku terbangun dari tidurku dan langsung bersiap siap untuk mengambil air wudhu dan setelah itu aku langsung memakai mukenahku dan turun menghampiri keluargaku yg sudah menungguku di musholah rumah,tangga demi tangga rumah yg kuturuni membuat semua keluargaku melihatku ,aku tersenyum sipuh sambil merasa malu yg membuatku harus berjalan sedikit cepat karena azan yg sudah selesai dikumandangkan,kami pun langsung mengerjakan sholat subuh berjamaah.setelah sholat subuh kami pun langsung menyetor ayat al- quran sedangkan bunda dan kakak iparku menyiapkan serapan untuk kami . Ayah mengajari kami tajwid demi tajwid yg ada di dalam al-quran ,sedangkan adikku yg menjengkelkan itu mengejekku dari belakang ayah yg membuat ku geram dan ingin sekali memberi pelajaran padanya ,tapi...apa boleh buat dia berada pas dibelakang ayah jika aku memberi dia pelajaran sekarang ayah pasti memarahiku ,karna kata ayah "kalo kita digangguin atau dihina orang lain anggaplah itu sebagai cobaan yg diberikan Allah Swt untuk mengecek seberapa kuat iman kita ". itu sebabnya yg membuat ku tetap bersabar jika aku digangguin oleh adikku yg menjengkelkan itu .setelah setoran ayat suci al-quran ayah pun langsung menuntun kami untuk berdoa ,disaat aku sedang berdoa tiba-tiba ada yg membisikkan ku "jangan lupa doain jodoh kakak biar bisa cepet ta'arufan ".aku langsung melihat kearah bisikan itu dan melihat adikku tepat ada di sebelah ku ,ketika aku melihatnya dia berpura pura berdoa dengan khusyuk . huffff.....sangat menjengkelkan (lekatku dalam hati)sabar....sabar....humairah.....(tambahku dalam hati)doa yg dipanjatkan oleh ayah pun selesai kami semua langsung berbaris rapi sambil menunggu untuk menyalam dan mencium tangan ayah .

More details
WpActionLinkContent Guidelines