Bercak-Bercak Sajak

Bercak-Bercak Sajak

  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2020
Cerita kita tidak akan pernah hangus. Kenangan kita enggan untuk dibuang, tenang aku selalu menyimpannya untuk sebuah pelengkap. Bila engkau merindukannya kemarilah ; pesan kopi paling terpahit dan akan kutambahkan kenangan paling termanis untuk kita nikmati berdua.
All Rights Reserved
#66
barista
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Autumn Mixing With Coffee (on editing)
  • Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa]
  • Why Should We Meet? [END]
  • Ruang Biru [ON GOING]
  • Lemon Tea
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • Kopi Dangdut Buatan Lesty ( #leslar )
  • Perempuan Pujaan Hujan
  • Nasihat dalam Puisi

Aku menelusuri hal itu kembali. Jalinan diantara kita, aku dan kopi. Hal itu muncul dalam benakku, memencar keluar-membuatku melupakan hal yang paling penting diantara kisah kita. Bisakah aku mengulangnya lagi? Untuk yang kesekian kalinya, aku tersadar ... ... tidak hanya aku yang membutuhkan kenangan kopi dan musim gugur, tapi dia juga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines