Story cover for Dya by ecynodhermata
Dya
  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Nov 20, 2019
"Aku tidak perlu menunjukkannya kepadamu. Aku hanya perlu meyakinkan Tuhanku, aku pantas untukmu"



Kita bebas memilih jalan yang ingin kita lalui, namun ingat bukan kita yang membuat jalan. Tapi Tuhan. Hanya Tuhan yang tau apapun rahasia dibalik jalan yang kita pilih.
...





Jadilah pembaca yang baik.
Berkomentarlah dengan bijak
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Dya ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#343memilih
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] oleh tiaxyl
28 bab Bersambung Dewasa
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
The Magic Books oleh KaniaPutriPutri8
35 bab Lengkap
Apa yang akan kamu lakukan untuk merubah takdir sesuai dengan apa yang kamu inginkan? Kira-kira, takdir seperti apa yang kamu impikan? Jika ada kesempatan untuk merubahnya, apa kamu mau mengambil kesempatan itu? Atau justru tetap berpasrah sama seperti alir mengalir? Tapi bukankah aliran air itu akan bercabang? Bukan hanya mengalir ke laut, tapi juga ke seluruh penjuru dunia. Lantas kalau sudah begitu, apa bisa menemukan ujungnya? Kamu masih mau memilih menjadi air atau justru berubah pikiran menjadi manusia pembelot yang tidak ingin hidup satu kali sia-sia? Urusan takdir memang sudah ditentukan oleh, Tuhan, jauh-jauh hari sebelum manusia ada. Tapi, kamu sebagai manusia juga bisa berdoa dan berusaha mengubah takdir yang bisa diubah jika, Tuhan, mengizinkannya juga. Namun, jika sudah berusaha semaksimal mungkin dengan segenap jiwa dan raga, tapi kemauan yang kamu mau tidak terwujud atau justru gagal, maka itu juga bisa disebut takdir. Dan, akhirnya yang bisa kamu lakukan hanya ikhlas menerima jalan yang sudah, Tuhan, pilihkan. Karena belum tentu takdir yang kamu pilih itu kedepannya bisa memberikan kebahagiaan, kesuksesan, dan kenyamanan. Justru, takdir yang, Tuhan, pilihkan untuk kamu yang sudah pasti memberikan apa yang kamu butuhkan sesuai dengan takarannya. Memang terkadang pilihan, Tuhan, terasa lebih menyakitkan daripada pilihan sendiri. Tapi, jika itu memang yang terbaik bagaimana? Simpulkan sendiri dengan renungan mendalam, setelah itu putuskan jalan yang kamu pilih. Jalan yang menurut kamu benar atau jalan yang menurut, Tuhan, benar? Tapi ingat dua hal. Pertama, kalau kamu memilih mengubahnya, berarti kamu harus siap bersaing dengan, Tuhan. Ke dua, jika kamu memilih takdir yang kamu inginkan lalu benar-benar dikabulkan oleh, Tuhan, maka jangan marah atau kesal ketika, Tuhan, sudah memperlihatkan kebenaran yang belum kamu ketahui sebelumnya. Jika tetap menyalahkan, Tuhan, maka ingat siapa yang lebih dulu meminta serta memaksa.
Perjalanan Cintaku...  oleh winaelvariany
6 bab Bersambung
Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
Zefa Untuk Dewa cover
Sacrifice Of Love cover
Ibnu katsir - tafsiran Al quran (Al fatihah) cover
Berada di garis - semua serba biasa saja cover
The Magic Books cover
Cinta Dua Arah ( On Going )✨ cover
Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz cover
Perjalanan Cintaku...  cover

Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ]

28 bab Bersambung Dewasa

"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.