Story cover for JAMBU ALAS by AfiyaNour
JAMBU ALAS
  • WpView
    LẦN ĐỌC 91,566
  • WpVote
    Lượt bình chọn 5,032
  • WpPart
    Chương 11
  • WpView
    LẦN ĐỌC 91,566
  • WpVote
    Lượt bình chọn 5,032
  • WpPart
    Chương 11
Đang sáng tác, Đăng lần đầu thg 11 20, 2019
Dian Kamaratih, terusir dari rumah sendiri setelah diceraikan oleh Kresna Birawa karena bertengkar dengan istri barunya, Marini. 

Dia ditolong oleh Bayu Samudra, asisten sekaligus tangan kanannya yang ternyata diam-diam mencintainya. 

Kisah cinta antara pemuda konyol dan baik hati dengan seorang janda yang masih susah move on. 

Kejadian lucu dan romantis menghiasi kebersamaan mereka. Bagaimanakah akhir kisah cinta mereka?
Bảo Lưu Mọi Quyền
Sign up to add JAMBU ALAS to your library and receive updates
Hoặc
#197pelakor
Nội dung hướng dẫn
Bạn cũng có thể thích
90 Hari Selingkuh bởi arumsari1995
86 chương Hoàn thành Trưởng thành
"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." - Karenina Sembilan puluh hari menuju pernikahannya, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. Aidan-pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti-telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." - Aidan Lalu muncul Bintang. Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Ia bahkan berani untuk sekadar mengecap rasa sepotong ayam goreng pinggir jalan tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, Karenina merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban di punggungnya. "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kebebasan. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." - Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat-perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding kemewahan Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.
Bạn cũng có thể thích
Slide 1 of 9
90 Hari Selingkuh cover
SEBUAH RASA cover
Istriku Terlalu Sibuk cover
DINARA [Tersedia Di Gramedia] ✔ cover
Istri Tengil CEO Tampan cover
Cupid Misfired (END) cover
Istri Titipan (New Version) cover
Gundik Kangmas cover
Impolite Career Booster cover

90 Hari Selingkuh

86 chương Hoàn thành Trưởng thành

"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." - Karenina Sembilan puluh hari menuju pernikahannya, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. Aidan-pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti-telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." - Aidan Lalu muncul Bintang. Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Ia bahkan berani untuk sekadar mengecap rasa sepotong ayam goreng pinggir jalan tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, Karenina merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban di punggungnya. "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kebebasan. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." - Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat-perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding kemewahan Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.