CAHAYA CINTA PESANTREN

CAHAYA CINTA PESANTREN

  • WpView
    Reads 5,504
  • WpVote
    Votes 244
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 11, 2021
Seiring berjalannya waktu, Kisah empat sahabat yang mempunyai latar belakang dan masa lalu yang berbeda-beda terjun ke dunia pesantren, Hiruk piruk perjalanan untuk hijrah memberikan warna yang berbeda. Kisah masa lalu yang begitu pahit sebagai pelajaran untuk melangkah ke masa depan. Terkadang sering kali lupa sebelum menjadi yang seperti ini pernah jatuh, di hina bahkan di fitnah. Sampai mampu berdiri tegak dengan semboyan "Man Jadda Wa Jadda."
All Rights Reserved
#25
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Iman
  • AZALEA
  • My Precious Husband
  • HIDIYAH (7 PASANG MUJAHID) TERBIT
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • Langkah yang Tak Sia-Sia
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • My Heart is Calling You✓
  • Izinkan sekali saja
  • Pertemuan Dibalik Skenario Takdir Allah

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

More details
WpActionLinkContent Guidelines