D-day | kookv ✔️

D-day | kookv ✔️

  • WpView
    Reads 122,711
  • WpVote
    Votes 11,499
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[COMPLETED] ⚠️WARNING⚠️ Karya ini dilindungi undang-undang hak cipta Republik Indonesia (Undang-Undang Hak Cipta Republik Indonesia no. 19 tahun 2002). Setiap reproduksi atau penggunaan tidak sah lainnya dari karya tulis di sini dilarang tanpa izin dari penulis. Dan saya sebagai penulis karya tulis ini TIDAK MENGIJINKAN siapapun untuk menulis ulang karya ini. Tidak ada bagian dari publikasi ini yang boleh direproduksi, diremake, ditiru, disimpan dalam sistem pengambilan, atau ditransmisikan dalam bentuk apa pun atau dengan cara apa pun - misalnya elektronik, fotokopi, atau rekaman. *** Berawal dari ketidak sengajaan mengirim pesan pada orang asing, berakhir dengan pertemuan yang manis. ; tsunder dan cuek yang berakhir menjadi bucin (top) x ceria, sedikit ceroboh dan kekanakan (bot) [ SHO-AI | KOOKV ] DLDR :) Publish : 19 November 2019
Creative Commons (CC) Attribution
#270
romance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • By Your Side [Vkook]
  • Personal Asisten [ TAEKOOK] End ✓
  • Truth or Dare | KookV
  • Bittersweet | kookmin
  • IVL - (Invisible » In Vibes Love)「✓」
  • MARRIAGE II : After You Loved Me - tk [END]✔️
  • Pria Dari Poster [Kv]
  • COOL OR HOT [jk-jm]✓
  • Spring Day
  • Another World | kookv ✔️

Aku dapat mendengar keributan kecil terjadi disekitarku. Kurasakan sedikit guncangan pada ranjang tempatku berbaring. Seseorang mengangkat tanganku dan mengelus nya lembut kemudian berkata, "Kita akan membuka perban matamu hari ini". Saat itulah aku tahu bahwa aku tidak akan pernah bisa lagi melihat indahnya dunia. . . . Hari-hari kuhabiskan dengan melamun. Menatap jauh ke kegelapan yang menutupi penglihatanku sepenuhnya. Semuanya terasa kosong. Sampai suara itu membangunkanku. "Aku bisa menjadi matamu. Kau bisa percaya padaku. Bergantung padaku". . . . Tak ada bedanya ketika aku membuka ataupun memejamkan mataku. Namun, malam itu aku memilih memejamkan mataku ketika suara langkah kaki masuk ke pendengaranku. Benar kata mereka, satu indraku rusak, tapi sebagai gantinya kepekaan indra ku yang lain akan meningkat. Dan aku sama sekali tidak mensyukuri hal tersebut. Setidaknya, sampai hari ini. "Kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Dokter bilang, sudah tidak ada harapan. Kita harus segera melepas alat bantu pernafasannya". "Aku tahu. Tapi... Bagaimana aku memberitahukannya pada Jungkook?". "Bawa ia untuk menemui Taehyung. Setidaknya... Untuk terakhir kalinya". NamjaXNamja BoyXBoy Yaoi Vkook Taekook Bangtan Angst Murni imajinasi penulis Mengandung unsur percintaan sesama jenis Don't Like Don't Read Enjoy it ZoopApp 9/11/2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines