THE BROTHERS

THE BROTHERS

  • WpView
    Reads 35,501
  • WpVote
    Votes 395
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 19, 2022
🔞Warning nc+ 🔥🔥🔥 Bagaimana rasanya jika kamu menjadi Hana? Hidupannya seketika berubah sejak berada diantara dua kakak beradik tampan yang memiliki senyuman maut. Terjebak diantara cinta, obsesi, dan gairah. Perasaan mereka yang semakin memuncak ditambah dengan hubungan rahasia yang malah semakin memperumit semuanya. ❤Rowoon (ramah, lembut, romantis) "Aku mencintaimu, sepertinya kita harus mengakhiri hubungan 'some' ini" 💜Eunsang (perhatian, manja, posesif) "Berhenti memperlakukanku seperti anak kecil noona. Aku juga seorang namja"
(CC) Attribution-ShareAlike
#53
rowoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My First Love [END]
  • wanna be me?
  • Sekolah Cogan✔
  • My Secretary [Baekhyun Fanfiction]✔
  • Kembang Api Milikku [Lengkap]
  • The Conjuring | X1 ☑️

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines