Tak Masuk Akal

Tak Masuk Akal

  • WpView
    LETTURE 53
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, dic 8, 2019
Ketika sahabat menjadi pacar, apalah daya? Ketika dia menghilang, aku melanjutkan hidupku. Lalu menemukan cinta baru. Dan kembali tersakiti. Lalu menemukan 'dia' yang menghilang, di SMP baru ku. Lalu aku dibuat cemburu, alias tersakiti lagi. Begitu susah aku melupakan 'dia'. Sampai-sampai tanpa sadar aku tak bisa jatuh cinta lagi. Lalu dia datang. 'Dia' yang baru datang. Dia membuatku Baper, dia membuatku merasa punya sahabat cowok yang dekat. Lalu apalah daya, aku jatuh cinta padanya. Bagaimana aku bisa menanggapinya? Maukah kalian membaca kisah cinta nyata dariku ini? Kalau begitu tolong disimak ceritanya :)
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Jatuh Hati Patah Lagi [ COMPLETED ]
  • Fuck Boy
  • BAKED HEART
  • Dua Lensa
  • FRIENDZONE | ✔
  • Seraphine
  • Maaf✓
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Be MINE
  • REGRET OF LOVE

Ragil selalu berkata, "Sampai kapan kau akan sadar, Delina? Dia tidak baik untukmu." Kalimat itu selalu diulang ketika aku mulai melakukan pendekatan dengan seorang pemuda yang aku incar. Aku adalah Delina yang sudah berulang kali jatuh hati dan patah lagi. Miris memang. Tetapi, aku cukup beruntung karena selama itu selalu ada Ragil -sosok sahabat lelakiku satu-satunya, yang tak pernah menyerah dalam mengingatkan seorang Delina si bengal satu ini. *** Di balik ikatan persahabatan kami, tak kusangka setiap menit dan detik yang kuhabiskan bersama Ragil mulai menumbuhkan rasa. Jangan bilang kalau rasa itu diawali dariku yang kerap mengalami patah hati. Tidak. Ragil yang lebih dulu jatuh hati kepada seorang Delina. Namun, tidak semudah itu kami mampu membalas perasaan satu sama lain. Mengungkapkannya saja, kami butuh keberanian dan pertimbangan lebih.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti