Luna's Living Wounds

Luna's Living Wounds

  • WpView
    Reads 272
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 4, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bahkan, aku masih disini saat kau pergi meninggalkan ku.. Semuanya masih sama. Selalu kau yang pergi. Dan tetap sama, aku yang mempertahankan. "Tapi kenapa, Vel ?" isakan itu mulai terdengar jelas "Ya karna gue ga bisa lagi, Lun" nada bicara nya sungguh datar. Tak terdengar ada penyesalan di dalam nya. Apa semua ini akan terus seperti ini ? Atau mungkin akan berakhir ? Aku tidak ingin ini sia sia. Penantian ku harus mendapatkan balasan yang setimpal.
All Rights Reserved
#81
pho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LAST BUT LOST
  • LUKA [END]
  • My name is Steven ( End )
  • Reason
  • Jatuh Diakhir [HIATUS]
  • Bumi ; The Hurt
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Aku, Kamu dan Cinta [END]
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)

'entahlah setelah kepergianmu, saya seperti kehilangan tujuan untuk hidup bak tersasar dalam stasiun yang saya sendiri pun tidak tahu saya harus pergi kemana atau kota mana yang akan saya datangi' - GLADISTIA ya kurang lebih kalimat itu lah yang dapat menggambarkan keadaan seorang gadis remaja yang menduduki Sekolah Menengah Kejuruan dan jurusan yang sesuai dengan cita-citanya yap 'FARMASI' yang banyak orang bilang itu adalah sekolah yang memerlukan biaya yang cukup besar. namun bagi orang tua GLADISTIA itu bukan masalah yang besar. 'maaf dis gue gabisa terus-menerus chatingan, jalan, antar jemput lo seperti biasanya, soalnya gue lagi deket sama seseorang' - RAKHA JEVAN BRENGSEK? yap mungkin itu kalimat utama yang bakal kalian lontarkan ketika mendengar kalimat itu terucap dari bibir sang empunya yang memiliki paras terlewat sempurna bagi kaum hawa. 'kenapa setelah lo berhasil menyembuhkan luka lama dan lo tambah dengan luka baru kha, gue gabencin lo cuma gua kecewa...' 'saat gue sudah sepenuhnya percaya sama lo tapi ini yang gue dapat' 'cihh bajingan' Setelah kejadian tersebut mereka menjalankan hidupnya masing-masing ya walaupun Adis terlihat kacau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines