Remorse
  • WpView
    LETTURE 77
  • WpVote
    Voti 26
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, dic 2, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Aku, Almora Galena D. Malas rasanya jika harus menyebutkan nama keluargaku, kurasa aku bukanlah bagian dari keluarga Depta. Berawal dari rasa penasaran yang kian membesar aku terjatuh atau lebih tepatnya aku tersesat di kegelapan. Ah, atau mungkin semua ini bermula dari rasa kesepian? Aku sendiri tidak tahu. "Aku tersesat, Ma." Oh andaikan aku bisa berkata seperti itu. Setelah aku kembali, ku harap kalian masih bisa menerimaku.
Tutti i diritti riservati
#125
pencarianjatidiri
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • RAPUH!
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • I'm A Bad Girl [Telah Terbit]
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • KIARA [End]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti