IRA (COMPLETE)

IRA (COMPLETE)

  • WpView
    Reads 920
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Tue, May 19, 2020
Ketua Umum atau bisa dipanggil ketum, memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi kaum hawa terutama di jurusan tempat yang menaungi namanya. Suka sama ketum? Sangat biasa. Dekat sama ketum? biasa. Pacaran sama ketum? Luar biasa. Apalagi ketum yang satu ini mempunyai sikap ramah dan wajah damai yang membuat siapa saja betah melihatnya. "Dek, nama lo siapa?" Ira tertegun melihat cowok dihadapannya yang mengembangkan senyum manis. Tak pernah ia duga kejadiaan ini bakal terjadi, dimana cowok yang disukainya menyapa lebih dulu. "E-eh gue Ira, bang" "Salam kenal Ira. Jangan gugup lagi pas jumpa gue ya" cowok itu berbalik meninggalkan Ira yang masih terdiam dengan wajah bersemu merah. ________________ Enjoy!
All Rights Reserved
#468
kuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • Miss Independence 's Boyfriend
  • AdeRa [End]
  • Bad Girl Vs Ketua Kelas [SUDAH TERBIT]
  • DEVAN
  • Sahabat Kembar [ENDING]
  • Gebetan (Crush) [COMPLETED]
  • Sahabat Jadi Cinta [END]
  • Nona Vs Deka ✔
  • ARKARA [PROSES REVISI]
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines