INFANTERI

INFANTERI

  • WpView
    Reads 415
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 20, 2020
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Ibu Kota Indonesia dilanda badai angin maha dahsyat yang datang secara berkala. Akibatnya akses menuju kota tersebut pun ditutup untuk sipil oleh pemerintah. Batalyon Infanteri Yonzikon 201 diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Hampir satu tahun Batalyon 201 melaksanakan tugasnya. Namun tiga bulan belakangan ini markas pusat tidak lagi mendapatkan laporan dari Batalyon tersebut. Empat anggota Kopassus pun dikirim ke lokasi untuk melakukan investigasi. Apa yang sebenarnya terjadi pada Batalyon Infanteri Yonzikon 201?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Voice of a Thousand Angels~ They Mumbles , We're Roars
  • Teddy Tirza: When Love Blooms • Completed ☑
  • Sayap Tanah Air 2 - Dibalik Konflik...
  • MAJOR(ILY)
  • ENTSCHULDIGUNG [COMPLETED]
  • HIROSHI [END]
  • Highschool of the dead x TNI male reader.
  • The Crisis
  • Dia Yang Bersamaku - Sequel "Ruang Temu Rasa"
  • JUNGLE GHOST [END]

Kepunahan umat Manusia adalah karena Manusia itu sendiri , Tahun 2065 Peneliti dunia akhirnya berhasil membuat Serum gabungan dari sel Hewan Invertebrata dan amfibi , Penelitian yang membuahkan Hasil Protein yang di kira akan dapat Bermamfaat menyembuhkan organ Rusak , Nyatanya Menghancurkan Dunia , Serum penyembuh yang Lambat-laun mereka panggil Virus Membuat sel otak psikis Manusia hancur sampai kehilangan rasa Iba dan Hati nurani yang menyebabkan induk inang(Manusia terinveksi Virus) Membunuh siapa saja dan dengan apa saja Layaknya Psikopat . Hingga seorang pemuda militer pasukan khusus berusaha mencari kembarannya yang hilang. Dan mencari tahu menyebab kehancuran dunia . Mereka Bergumam , Kita Mengaum

More details
WpActionLinkContent Guidelines