Kamu [SELESAI]✔

Kamu [SELESAI]✔

  • WpView
    Reads 40,487
  • WpVote
    Votes 3,161
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Fri, May 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')
All Rights Reserved
#95
alone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cempaka Terakhir ✔
  • Yang Tertinggal
  • FRIENDzone (Completed)
  •  Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti
  • A Dying Butterfly [PRE-ORDER NOW]
  • Cerita Tentang Kita
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Mental Disease
  • ALESYA (END)

Aku sudah berusaha untuk menutup seluruh hatiku. Aku tidak ingin ada yang mengisi ruang kosong di sini. Karena aku lelah, aku takut. Sudah cukup hal yang pernah menimpaku menjadikanku pribadi yang hancur. Aku tahu bagaimana rasanya disakiti. Aku tahu bagaimana rasanya dikhianati. Aku tahu bagaimana rasanya ketika kehilangan. Aku berhasil menjaga hatiku tetap kosong sampai hari itu tiba. Hari di mana aku bertemu dengannya. Orang yang terus mengusik pikiranku. Orang yang perlahan-lahan mengisi kekosongan di hatiku. Pemilik mata itu. Pemilik senyuman itu. Ah bisa gila aku hanya karenanya. Aku tahu perasaan apa ini. Meski aku terlambat untuk sadar. Aku menyesal untuk keterlambatan ini. Karena ia tang melihatku sepenuhnya, mungkin melirik saja ia tidak. Ia mengagumi orang lain. Aku sadar aku salah. Tuhan, bantu aku. Aku tak ingin hal yang sama terulang kembali. Aku hanya ingin meraih cinta sejatiku. Aku harap rasa ini hanya untuk sementara. AKU HARAP. Aku masih terlalu takut, Tuhan. *Update tiap hari

More details
WpActionLinkContent Guidelines