Teruntuk Diriku Tersayang

Teruntuk Diriku Tersayang

  • WpView
    Membaca 70
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 24, 2019
WpInfo
Puisi
Dear Aku, Rasanya lucu ketika menuliskan ini untuk kamu. Masalah memang silih berganti, hatimu mungkin sudah remuk redam akibat hari-hari yang tak sejalan dengan yang kamu harapkan. Namun, jiwamu selalu memiliki satu harapan untuk terus melanjutkan hidup. Dear Aku, Terima kasih sudah mau bertahan sampai di titik terendah sekalipun. Terima kasih untuk terus berjuang walau istilah menyerah memang menggiurkan. Aku cuma mau bilang, kalau kamu itu hebat! Aku bangga sama kamu. Dear Aku, Semoga mimpi yang sudah kamu bangun dengan apik, terwujud dengan estetik yang murni. Tentu saja dengan keajaiban Tuhan. Terima kasih untuk terus menaklukkan mimpi-mimpi itu. I Love You, My Self. © 2019 | Amani Dalimunthe
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#683
kata
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Segala Tentangmu ❝
  • MY DIARY - QUOTES✔
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • My Junior My Love ✔️
  • Jejak
  • Andai bisa
  • Langit Malam

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan