REKAMAN JIWA

REKAMAN JIWA

  • WpView
    Bacaan 64
  • WpVote
    Undian 11
  • WpPart
    Bahagian 1
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Nov 21, 2019
WpInfo
Fiksyen
Seram
Dua wanita tak kasat mata menjadi sebuah kenangan yang penuh misteri. Misteri yang berawal dari sebuah api dan pembunuh yang membuat penderitaan keluarga. Kejadian terungkap dalam sebuah rekaman jiwa yang memilukan kisah kehidupan.
Hak Cipta Terpelihara
#673
mistis
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • the last of the twelve sisters
  • Para Pendosa
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • Malam Halloween | Bromance [ ✔ ]
  • Kaca yang retak
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • [End] Temukan Aku, Nak!
  • MALEVOLENCE
  • GARIS KETURUNAN

Sinopsis: Di sebuah Lembaga terpencil yang menyamar sebagai panti asuhan, Eugenia dan sebelas gadis yatim piatu lainnya hidup dalam neraka kekerasan dan pelecehan di bawah tangan para pengurus yang kejam. Setelah menyaksikan kematian tragis teman-teman mereka akibat hukuman brutal dan kelalaian, Eugenia dan Rebecca, seorang gadis yang lebih tua dengan jiwa kepemimpinan, merencanakan pelarian. Pada malam festival musik di kota terdekat, ketika keamanan Lembaga melonggar, dua belas gadis itu mencoba kabur melalui lubang yang mereka gali di bawah tembok. Namun, pelarian mereka segera diketahui, dan pengejaran sengit pun terjadi di pegunungan. Dalam upaya melarikan diri, kelompok mereka terpecah. Rebecca, dengan naluri melindungi Eugenia, mengorbankan dirinya dengan menjadi umpan agar Eugenia bisa lolos dari kejaran para penjaga. Eugenia berhasil melarikan diri, hidup dalam kesendirian dan dihantui oleh trauma serta rasa bersalah karena meninggalkan teman-temannya. Bertahun-tahun berlalu, Eugenia berusaha membangun kehidupan baru sebagai Elisa sambil menyimpan kenangan pahit tentang Lembaga dan pengorbanan Rebecca. Namun, ia selalu bertanya-tanya tentang nasib teman-temannya yang tertangkap kembali. Takdir membawanya pada penemuan mengerikan: teman-temannya, termasuk kemungkinan Rebecca, tidak selamat. Mereka ditangkap kembali oleh pihak fasilitas dan dijual ke berbagai tempat untuk dieksploitasi. Kebenaran yang menyakitkan ini membangkitkan amarah dan tekad dalam diri Eugenia.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi