Our Hand

Our Hand

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Terbentuk dari pijakan rapuh. Tidak ada yang tau kemana harus melangkah. Tidak ada kata saling menguat, yang ada hanya diri yang merasa lemah. Bertahan dan berharap waktu memihak pada mereka. tapi saat keyakinan sudah pada batasnya. akankah mereka akan menyerah? atau waktu mulai berbalik memihak? Inilah kisah cinta platonik seorang gadis tanpa ayah terhadap pria tak beribu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DIAM ADA RASA
  • Rindu Dalam Diam
  • You Are My Dream
  • Aku ada karena Kau ada
  • You're Here, But Not For Me
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • Senja Dan Jingga

Ada cinta yang tak pernah berniat memaksa, hanya diam... menunggu saatnya diterima. Ia tidak berlari, tidak juga berteriak, tapi menetap-seperti matahari yang tak pernah ingkar pagi. Alina menyimpan perasaannya seperti embun, bening, tenang, dan selalu ada meski tak terlihat. Sementara Raka, perlahan menanggalkan kelam, membuka ruang, dan belajar bahwa cinta bukan kelemahan-melainkan kekuatan. Mereka pernah berjalan berseberangan, pernah tenggelam dalam dunia yang berbeda arah. Namun semesta tahu: ada rasa yang tak bisa dibunuh oleh waktu... karena ia tumbuh diam-diam, dalam hati yang saling mengenal sejak lama. Kini, tak ada lagi perlu disembunyikan. Tak ada lagi tanya yang menggantung. Hanya dua hati yang pernah saling menunggu, akhirnya berdampingan, di ruang yang tak lagi sendiri. Dan mungkin... cinta sejati bukan tentang kata-kata yang diucap, tapi tentang rasa yang tinggal-dalam diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines