Derah Larangan

Derah Larangan

  • WpView
    Membaca 18,150
  • WpVote
    Vote 456
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 13, 2020
WpInfo
Fiksi
Misteri
Cerita ini berdasarkan pada mitos yang pernah saya dengar. Mitos turun temurun yang saya tidak tahu pasti kebenarannya. Cerita ini sudah tidak murni lagi sebagian besar cerita sudah saya ubah dengan khayalan saya sendiri jadi di mohon untuk bijak. jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat dan kejadian semua hanya kejadian tidak ada unsur kesengajaan. __________________________________________________ _________________________________ "Sudah susah payah datang. kenapa buru-buru pergi ?" Ucapnya di iringi dengan seringai tawa yang sangat mengerikan. aku bergidik merinding. Nafasku tersengal senggal berusaha mencari pintu untuk segera kabur dari rumah terkutuk ini. tapi yang ku temukan adalah sebuah peti mati. Sementara wanita bersanggul itu semakin keras tertawa. "Sebentar lagi cah ayu..." lanjutnya pelan
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#597
sejarah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Di balik keindahan CURUG HORDENG
  • Tujuh Hari Setelah Ibu Pergi [SEGERA DIFILMKAN]
  • Dibalik Pintu [Bts Horor]
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • KKN DI DESA PENARI (Versi Nur)
  • The Forest of Destiny | Nomin ✔
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • GATE OF DESTINY
  • HUTAN BELAKANG SEKOLAH (End)
  • Gentayangan di Kereta Terakhir

Pada suatu hari ketika aku dan teman-temanku sedang berlibur menikmati indahnya alam semesta, hal yang diluar dugaan kami datang. Datang menghampiri dan meneror kami selama 1 bulan lamannya, aku berusaha untuk mengusir dan menyuruhnya untuk pergi ketempat asalnya tetapi percuma. Pada saat aku dan teman-temanku tetap berpikir rasional, tetapi "Dia" semakin menjadi untuk meneror kami. Saat itu pula kami semakin down, kami bingung tidak tahu harus bagaimana. Berdasarkan kisah nyata yang aku dan ke-9 temanku alami. ~~~~~ Jangan lupa di Vote yaa, karena vote dari kalian membuatku bersemangat untuk menulis.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan