Derah Larangan

Derah Larangan

  • WpView
    Reads 18,150
  • WpVote
    Votes 456
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 13, 2020
WpInfo
Fiction
Mystery
Cerita ini berdasarkan pada mitos yang pernah saya dengar. Mitos turun temurun yang saya tidak tahu pasti kebenarannya. Cerita ini sudah tidak murni lagi sebagian besar cerita sudah saya ubah dengan khayalan saya sendiri jadi di mohon untuk bijak. jika ada kesamaan nama, tokoh, tempat dan kejadian semua hanya kejadian tidak ada unsur kesengajaan. __________________________________________________ _________________________________ "Sudah susah payah datang. kenapa buru-buru pergi ?" Ucapnya di iringi dengan seringai tawa yang sangat mengerikan. aku bergidik merinding. Nafasku tersengal senggal berusaha mencari pintu untuk segera kabur dari rumah terkutuk ini. tapi yang ku temukan adalah sebuah peti mati. Sementara wanita bersanggul itu semakin keras tertawa. "Sebentar lagi cah ayu..." lanjutnya pelan
All Rights Reserved
#197
hororr
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Warisan Gandari
  • KKN DI DESA PENARI (Versi Nur)
  • Rumah Bercat Putih
  • The Forest of Destiny | Nomin ✔
  • Santet Pring Sedapur
  • Gentayangan di Kereta Terakhir
  • Tujuh Hari Setelah Ibu Pergi [SEGERA DIFILMKAN]
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • Dibalik Pintu [Bts Horor]
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah

"Tidak semua warisan bisa diwariskan dengan damai. Ada yang harus ditanam. Dalam. Dan dikubur. Tapi apa jadinya jika tanah tempat menguburnya justru menganga kembali?" Setelah bertahun-tahun meninggalkan kampung halamannya di dusun terpencil Sekarputih, Gandari Ayu Prameswari kembali untuk menghadiri pemakaman ibunya, Bu Ranupatma, yang meninggal secara misterius - tergantung di pohon kamboja dengan tubuh dililit kain kafan sobek, seperti bekas ritual gagal. Di mata warga, Bu Ranupatma adalah perempuan aneh. Dituduh membawa kutukan dan menjadi penyebab paceklik berkepanjangan. Tapi bagi Gandari, ibunya adalah sosok penuh rahasia, selalu menyembunyikan hal-hal ganjil yang terjadi di rumah. Kini, setelah kembali, Gandari mulai menyadari bahwa ada yang tak beres di desanya: suara-suara yang memanggil dari sumur tua, bayangan yang menari di balik dinding rumah, dan mimpi-mimpi yang selalu diakhiri dengan suara tangisan dari dalam tanah. Hingga sebuah kebenaran terbuka - Gandari ternyata mewarisi kekuatan gaib yang telah mengalir di darah keluarganya selama ratusan tahun. Ia bukan hanya anak dari Bu Ranupatma, tapi penerus terakhir penjaga gerbang antara dunia manusia dan dunia arwah. Sayangnya, kekuatan itu tidak hanya membangkitkan harapan... tetapi juga membangunkan sesuatu yang sudah lama terkubur - Banyu Abang, entitas jahat yang dulu disegel oleh leluhurnya, kini bangkit perlahan, mengincar tubuh Gandari sebagai wadah baru. Dibantu oleh Mbah Darmi, penjaga tua yang dulu berselisih dengan Bu Ranupatma, dan Tari, sahabat masa kecil yang menyimpan rasa bersalah, Gandari harus menghadapi warisan yang tidak pernah ia minta. Satu demi satu, warga desa menghilang. Malam makin panjang. Gerbang di tengah hutan mulai terbuka. Dan rahasia keluarganya... ternyata bukan tentang penyelamatan. Tapi pengorbanan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines