BRYAN
  • WpView
    Reads 2,723,957
  • WpVote
    Votes 121,734
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
(TAHAP REVISI) [SILAHKAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Bryan Dylan Zeth, seorang laki-laki yang baru saja kembali ke tanah air setelah menempuh hidup 7 tahun diluar negeri. Kepindahannya juga mengharuskan dirinya melanjutkan pendidikan disekolah milik keluarganya. Disana, ia dipertemukan dengan seorang gadis cantik yang ternyata merupakan biang masalah. Aqueena Lyzhanka Aliskie, perempuan yang Bryan anggap sebagai pengganggu dihidupnya. Perempuan yang jauh sekali dari kriterianya. Perempuan yang selalu pantang menyerah untuk mengejarnya. Dan... perempuan yang ia benci setengah mati. Akankah perjuangan Aqueena membuahkan hasil atau malah berujung sia-sia? Akankah Bryan jatuh cinta terhadap perempuan yang tak ia sukai atau justru tetap mempertahankan rasa bencinya? *** Dimulai: 01-12-19 Selesai : 12-04-20 Copyright©2019 Sekuel Hilda style ~SELAMAT MEMBACA~
All Rights Reserved
#650
fakesmile
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • ARION [END]
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • SeLYna🍂
  • Open Your Heart (Complete)
  • Fake Love
  •  ARGALA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Amare [ALS #1] ✔️
  • Seventeen Years Old
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines