Me And Damn Feelings!

Me And Damn Feelings!

  • WpView
    Reads 485
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 18, 2021
El suka Arkha. Tapi rasa gengsinya terlalu besar untuk mengakuinya. Terlebih, pemuda yang disukainya itu sudah punya pacar. Karenanya, yang dapat El lakukan saat ini adalah memperhatikan pemuda itu secara diam-diam, terkadang gadis itu lebih suka mengajak pujaan hatinya bertengkar untuk menutupi perasaannya! El membenci perasaan sialan ini! El benci karena harus merasakan jantungnya berdisko ria jika berdekatan dengan pemuda itu. El juga membenci rasa cemburu ketika dia melihat Arkha bermesraan dengan kekasihnya. El juga benci dengan rasa gengsi ketinggian yang dimilikinya! Pokoknya El benci dengan perasaan yang ada didalam dirinya saat ini! Sementara itu Arkha adalah tipikal pemuda yang berkepribadian cuek namun menarik. Dia berjiwa bebas. Dengan kepribadiannya itu, dia sangat membenci gadis ceroboh dan galak seperti El. Entah mengapa, dia akan ikut bersikap menyebalkan jika bertemu dengan gadis itu. Namun satu hal yang pasti, Arkha tidak pernah mengetahui rahasia terdalam dibalik sikap menyebalkan yang gadis itu tunjukkan padanya. Alias... Arkha tidak pernah tau jika El menaruh perasaan lebih terhadapnya... Disaat El berusaha untuk move on dari Arkha, datanglah keylo-Sahabatnya, Pemuda yang selalu mengisi hari-hari El dengan penuh warna. El mengira, dia adalah orang yang paling memahami keylo, si pemuda dengan kepribadian dingin dan tertutup. Nyatanya, dia tidak tahu apa-apa tentang pemuda yang notabennya adalah sahabatnya. Termasuk masa lalu keylo yang kelam. Ibaratnya, keylo dan El itu senasib. Hanya saja, tuhan punya cara tersendiri menggambarkan takdir keduanya dengan cerita yang berbeda namun dengan cara yang sama. El memang suka pada Arkha. Namun disisi lain dia juga nyaman dengan keylo. Lalu pada akhirnya siapa yang El pilih? Arkha? Keylo? Atau tidak untuk keduanya? Note : 'Saya tidak suka copas. Saya menulis apa yang saya lihat menarik. Saya menulis apa yang ada dalam pikiran saya. Mohon, untuk sesama penulis. BIJAK '
All Rights Reserved
#408
campus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone
  • About feelings   (selesai)
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • ATTEMPT [END✓]
  • ALGAREV & [si cegil]
  • ARGA [Completed]
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • Love Letters [END]
  • Air Mata Elara
  • Arkrasiv ☑️

Copyright©2018 by Sabiimh Plagiat dilarang mendekat!! No copy my story!! Cape mikirnya. [Ini cerita pertamaku yang dibuat pada saat aku masih pemula, amatiran. Jadi mohon maaf karna banyak typo, dan alur suka gak jelas] **** Nama wanita itu, Ara, Aradila Wilson. Wajahnya tidak secantik wanita diluar sana. Hanya saja mata birunya membuat jantung para kaum adam selalu bergetar saat memandang bola mata indah itu. Tetapi, sikapnya yang mudah emosional membuatnya ditakuti banyak pria, dan hanya sedikit pria yang berani mendekatinya. Hanya ada satu pria yang bisa membuat emosi Ara menurun, dan terkadang juga membuat emosi Ara menaik akibatnya. Nama pria itu adalah Malik Adelardo Achilles. Pria itu juga tak setampan pria diluar sana. Hanya saja senyumannya ditambah dengan lesung pipinya membuat para kaum hawa tergila-gila saat melihat senyuman manis pria itu. Ada ribuan orang diluar sana yang menginginkan hubungan Malik dan Ara lebih dari sekedar teman. Namun, keduanya belum mau menjalin hubungan lebih dari sekedar teman. Karena, takut sebuah hal buruk menimpa mereka, yang mengharuskan mereka berpisah dan menjadi orang asing. Mungkin juga, ada banyak orang diluar sana yang iri pada pertemanan mereka. Dan ingin memisahkan Ara dan Malik. Namun, keduanya tidak ambil pusing dengan para pengganggu itu. Mereka tetap bersama-sama dipenuhi dengan kebahagian, hingga akhirnya... Satu persatu masalah mulai berdatangan. Mampukah Ara dan Malik mempertahankan pertemanannya? Apakah mereka akan terus berada dalam zona pertemanan? Dan apa Ara dan Malik akan selamanya bersama-sama? ---- "Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana." -Malik Adelardo Achilles- "Aku baru sadar bahwa ada yang lebih indah dari senyummu. Yaitu, tawa kecilmu yang selalu aku rindukan saat kita duduk bersama menikmati indahnya senja." -Aradila Wilson- ---- #22 Nangis (6April2019) #9 Nangis (11April2019)

More details
WpActionLinkContent Guidelines