Story cover for Distance by niaardianie__
Distance
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Nov 22, 2019
Apa tidak ada celah untukku? untuk bertemu dengannya, meski rasa cinta mungkin kian telah pudar dihatinya. Sudah lama ku tunggu kepastianmu, sapa demi sapaan sering ku terima darimu, walau sekedar lewat sosmed saja.

Hati, mengapa engkau begitu memaksakan kehendak atas nama cinta?  sudah terpapar jelas hari demi hari hadirku  kian diabaikan. Tiap malam, selalu saja dipenuhi dengan isak tangisku. Karena hadirnya dan kabarnya yang merasa kurang untuk ku. Apakah ia tak tau bahwa ada seorang wanita yang menunggu pasti akan kehadirannya? Apa ia tak pernah merasakan kerinduan pada seseorang? 

Perlahan air mataku menerobos keluar dari kelopak mataku. Ditengah malam yang kelabu nan sunyi, ku habiskan dengan tangisan yang terselimuti oleh kesedihan. Pikiran dan hatiku tidak memberi petunjuk yang pasti, diantara harus bertahan atau meninggalkan, itu sulit untuk kupilih. Karena rasa sayang yang begitu melekat dihati, rasa sayang ini begitu kokoh dihatiku, meski rasa sakit kian menerjangnya.

Tiap hari ku berdoa tiada hentinya, agar diberikan sebuah petunjuk kepadaku yang tengah bimbang menjalani sebuah kisah cinta jarak jauh. Namun, tuhan belum beri kabul atas do'aku itu. Dan tak terlupa olehku akan dirimu, tiap hari selalu muncul namamu dibenak hatiku, terkadang, disaat rindu kian menghadiriku, sesekali ku melihat ke arah timur dan bertanya "Sedang apakah kau disana?". 

Derita ini sering dialami oleh para penjalin cinta jarak jauh atau LDR(Long Distance Relationship). Meski aku tak tau kau sedang apa disana dan dengan siapa kau berbincang dan bersama, namun itu tak menjadi masalah bagiku, jikalau masih ada rasa cinta darimu kepadaku, walau kadang aku khawatir akan hal itu.
All Rights Reserved
Sign up to add Distance to your library and receive updates
or
#375merelakan
Content Guidelines
You may also like
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] by Baits_
36 parts Complete
[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
You may also like
Slide 1 of 9
Antara Jarak Dan Waktu cover
Misunderstand cover
You (J & M) cover
[SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED] cover
Full Of Scratches cover
SalFlo cover
You're Here, But Not For Me cover
Waiting SOMEONE cover
ATHRA (Athan dan Andra) ||•LENGKAP•|| cover

Antara Jarak Dan Waktu

3 parts Complete

--- **"Aku harap kamu merasakan...** Aku harap kamu merasakan bahwa rasa itu masih ada hingga saat ini, saat kita sudah berubah menjadi orang asing yang tak saling mengenal. Aku harap kamu bisa merasakan bahwa keterpaksaan kita untuk tidak bersama terlalu menyakitkan. Aku harap kepergianmu saat itu adalah alasan untuk kembali menjadi sosok sempurna yang bisa menyempurnakan. Dulu mencintaimu bukan keinginanku, mengenalmu adalah bagian dari perjalananku. Aku harap kamu kembali, bertanggung jawab untuk melanjutkan tiap lembar cerita dalam hidup. Jangan menggantungkan cerita yang sudah ditulis untuk diabadikan, karena setiap kenangan kita adalah bagian dari kisah yang seharusnya tidak pernah berakhir. **Kembalilah... dan lengkapi cerita ini, jangan biarkan kita tetap terpisah di antara halaman-halaman kosong yang menunggu untuk diisi."** ♡ - Nadhira **#CintaYangTakPernahPadam** **#PertemuanKembali** **#KisahYangBelumSelesai** **#KenanganYangMenunggu** **#CeritaHati**