Distance
  • WpView
    LECTURES 45
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., nov. 26, 2019
Apa tidak ada celah untukku? untuk bertemu dengannya, meski rasa cinta mungkin kian telah pudar dihatinya. Sudah lama ku tunggu kepastianmu, sapa demi sapaan sering ku terima darimu, walau sekedar lewat sosmed saja. Hati, mengapa engkau begitu memaksakan kehendak atas nama cinta? sudah terpapar jelas hari demi hari hadirku kian diabaikan. Tiap malam, selalu saja dipenuhi dengan isak tangisku. Karena hadirnya dan kabarnya yang merasa kurang untuk ku. Apakah ia tak tau bahwa ada seorang wanita yang menunggu pasti akan kehadirannya? Apa ia tak pernah merasakan kerinduan pada seseorang? Perlahan air mataku menerobos keluar dari kelopak mataku. Ditengah malam yang kelabu nan sunyi, ku habiskan dengan tangisan yang terselimuti oleh kesedihan. Pikiran dan hatiku tidak memberi petunjuk yang pasti, diantara harus bertahan atau meninggalkan, itu sulit untuk kupilih. Karena rasa sayang yang begitu melekat dihati, rasa sayang ini begitu kokoh dihatiku, meski rasa sakit kian menerjangnya. Tiap hari ku berdoa tiada hentinya, agar diberikan sebuah petunjuk kepadaku yang tengah bimbang menjalani sebuah kisah cinta jarak jauh. Namun, tuhan belum beri kabul atas do'aku itu. Dan tak terlupa olehku akan dirimu, tiap hari selalu muncul namamu dibenak hatiku, terkadang, disaat rindu kian menghadiriku, sesekali ku melihat ke arah timur dan bertanya "Sedang apakah kau disana?". Derita ini sering dialami oleh para penjalin cinta jarak jauh atau LDR(Long Distance Relationship). Meski aku tak tau kau sedang apa disana dan dengan siapa kau berbincang dan bersama, namun itu tak menjadi masalah bagiku, jikalau masih ada rasa cinta darimu kepadaku, walau kadang aku khawatir akan hal itu.
Tous Droits Réservés
#473
doa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Waiting SOMEONE
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • You're Here, But Not For Me
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Full Of Scratches
  • Remaja
  • Cerita Tentang Kita
  • ATHRA (Athan dan Andra) ||•LENGKAP•||

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu