"Dira!" panggil seorang lelaki bernama Alka. Tetapi sepertinya orang yang dia panggil tidak menyaut.
"Diraa, jangan ngambek gitu dong. Gue minta maaf,"
"Ngapain gue ngambek. Gue kan cuman TEMAN lo aja," ujar Adira ketus dan kembali berjalan berharap Alka akan mengejar.
"Iya juga ya, lo kan cuman temen gue," ujar Alka yang masih bisa di dengar oleh Adira.
Adira melangkah lebih cepat dengan emosi yang sudah berada di ubun - ubun. Tetapi ada yang menarik tangannya, ya itu Alka.
"Status lo emang temen, tapi di hati gue lo itu ter spesial," ujar Alka.
"Jangan marah ya sayang," lanjut Alka sambil tersenyum manis.
"Iya,"
Semudah itu, membuat pipi Dira merona dan tidak marah lagi. Alka itu nyebelin, Alka itu rese, pokoknya Alka itu setan. Tapi, Dira sayang.
Pria berbadan tinggi itu sekarang pindah sekolah di SMA Harapan bangsa dia adalah Nevin Elga Saputra , pria cuek diatasi rata rata bertemu dengan sahabat semasa kecilnya yang membuat setengah jiwanya dulu menghilang tetapi sekarang telah terobati dengan kehadirannya lagi tetapi apakah mereka akan saling bersama selamanya?.
"Awww ,eh Lo kalo punya mata dipake dong gtau ada orang apa " memegang lutut meringis kesakitan
" Kalo jalan pake kaki bukan pake mata ,kalo mata buat melihat bukan buat jalan" nyelonong masuk mengabaikan teriakan wanita yang ia tabrak
" Gatau malu banget si Lo ,bukannya minta maaf apake gapunya mulut Lo ya?" Berkacak pinggang menatap kesall
" Bacot "
"Udah udah La jangan ditanggepin" kata Nabila sambil memegang sebelah tangan Lala
Penasaran kan ceritanya gimana hehe:3 langsung cuss aja ya baca jangan lupa vomment hargai penulis mikir nya pusing :v