LANUN
  • WpView
    Reads 2,696
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing57m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 30, 2019
LANUN Kisah mengenai hantu Lanun Langka mitos yang terkenal bermahajaralela di Kepulauan Melayu pada masa dahulu. Orang menganggapnya lanun yang hanya tinggal rangka itu cerita dongeng tetapi ianya muncul pada masa dan dilihat oleh orang tertentu. Dan kemunculannya menuntut korban untuk menjadi askarnya! RUMAH HANTU Janna, Karen dan Hally kawan baik yang baru menghabiskan peperiksaan terakhirnya di universiti. Bagi meraikannya sebelum mereka balik ke kampung halaman masing-masing mereka bersetuju untuk pergi ke sebuah rumah hantu. Rumah hantu itu bukan sebarang rumah hantu kerana mempunyai koleksi berhantu seluruh dunia seperti gaun berhantu Anne Baker, keranda kuno negara China, balang mempunyai toyol dan penanggal serta sebagainya. Mereka bernasib malang kerana pada malam itu semuanya dibangkitkan dan hidup! MONDOU Setelah selamat keluar dari dunia Koc 13, Aiman Aklaken dan Raiqal terputus hubungan. Aiman Aklaken mengecapi kemasyuharan dan kekayaan sebagai novelis di mana novelnya Koc 13 terjual 100 juta unit. Manakala Raiqal pula entah hilang ke mana tanpa gagal dikesan. Satu hari, seorang tua datang menemui Aiman Aklaken untuk mencari Raiqal menghapuskan Mondou yang bermahajaralela di hutan Keningau sehingga menyebabkan 3 orang sudah terbunuh. Berjayakah mereka menemui Raiqal dan memburu Mondou? CIKGU Mengisahkan Cikgu Irfan seorang juga kaunseling di SMK Jalan Feel yang mana Tan Sri Ahmad telah meminta bantuannya untuk memulihkan anaknya Joe yang semakin liar dan tidak lagi bersekolah. Cikgu Irfan bersetuju untuk membantu dengan caranya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALEA: Gerbang Ketiga-Di Balik Pintu Tak Bernama
  • ALIBI - Till the Last Breath
  • ESCAPE: Tale of Obsession and Longing
  • Asmaraloka Saptakāla
  • THE MARIONETTE GAME
  • Pemuas Nafsu Keponakan
  • Kepada Yang Telah Melangkah Jauh

Hujan jatuh di kota itu seperti benang tipis dari langit, memantulkan lampu neon yang berkedip lelah. Di persimpangan jalan, seorang lelaki berdiri dengan payung miring. Matanya mengikuti sosok perempuan yang berjalan cepat, menunduk, seolah menghindari dunia. Ia tak mengenalnya. Tapi jantungnya memukul seperti lonceng tua yang pernah ia dengar di tempat yang tak pernah ada di peta. Pasar malam di pusat kota menyala dengan warna-warna hangat, tapi suara penjualnya lenyap. Lampion bergoyang tanpa angin. Dan di sela-sela kerumunan yang tiba-tiba membeku, mata perempuan itu-mata yang sama seperti di hutan yang dulu ia tinggalkan-menatapnya. Di ujung sebuah lorong, bioskop tua berdiri sendirian. Dindingnya berlumut, pintunya berdebu, tapi dari celahnya keluar denyut cahaya yang tidak berasal dari proyektor. Pintu itu tidak ada kemarin. Dan besok, mungkin akan hilang lagi. Di rel kereta yang berkarat, cahaya asing turun seperti aurora yang tersesat. Bayangan-bayangan panjang menari di aspal, memanggil nama yang sudah lama tak diucapkan. Di sebuah gang buntu, sebuah toko buku yang tak pernah buka di siang hari menyimpan peta kota yang tidak pernah dicetak. Dan di bawah tanah, pasar gelap menjual kompas yang selalu menunjuk ke arah yang salah. Langit retak di atas jembatan. Retakannya halus, seperti kaca yang dicakar dari sisi lain. Di baliknya, bukan hanya bintang, tapi hutan dengan akar yang menjuntai, menggapai kota seperti jemari yang lapar. Di tengah semua itu, ia berdiri. Ia-yang dulu meninggalkan segalanya di hutan tak bernama-kini kembali, bukan sebagai Alea, tapi sebagai seseorang yang dipanggil Katiya. Ia tidak ingat siapa dirinya. Tidak tahu mengapa setiap langkahnya membuat kota ini makin kehilangan bentuk. Dan di ujung segalanya, ada pintu. Pintu yang tak bernama. Pintu yang hanya terbuka sekali-dan menuntut satu jiwa untuk menutupnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines