غلاف قصة Varna بقلم Adn_hau20
Varna
  • WpView
    مقروء 74
  • WpVote
    صوت 23
  • WpPart
    فصول 1
  • WpView
    مقروء 74
  • WpVote
    صوت 23
  • WpPart
    فصول 1
مستمرّة، تم نشرها في نوفـ ٢٣, ٢٠١٩
"VARO!! SINI BALIKIN TAS GUE" teriak Nabila sambil mengejar Varo.

"Kalo mau tas lo balik, lo harus jd pacar gua." ucap Varo santai.

"Gue gak mau pacaran sama lo varo!" Seru Nabila.

"Ya udah kalo gak mau tas lo gak akan gue balikin." Ucap Varo sambil masuk kedalam mobil nya.

"VARO SIALAN!" ucap Nabila kesal.

••• 
Begitulah mereka, dari Smp sampai Sma gak pernah akur satu sama lain. Varo yang suka menjahili Nabila, dan Nabila yang gampang emosi kalo di ganggu.
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Varna إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#78kesel
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Argithan √ بقلم armala_th
50 أجزاء مكتمِلة
"Please, Pak. Ara beneran nggak mau di cincang sama kaprog gila, Paaak!!!" Pasang senyum sejuta byte, akhirnya pak ojol menyerah. Ia menepikan motornya. Kemudi motor beralih ke tangan. Ara tersenyum puas harapannya terpenuhi. Saatnya beraksi. "Aduh, mbak..., jantung Pak Ojol mau copot!!!" Belum banyak beberapa menit, telinga Ara sudah dicemari oleh teriakan dari si pemilik motor. Tak peduli dengan itu, Ara menancapkan gas lebih banyak lagi. "Awas, mba eee! Bakul krupuk!" Bodoamat, Pak! Wkwk. Bibir Ara mengencang menyesuaikan gas yang ia tarik. Bakul krupuknya aja yang nggak tau diuntung. Memakan banyak tempat, huhhh. Berbelok ke area sekolah dan mengakhirinya dengan mengerem mendadak. Membuat Ara sediki tersungkur ke depan akibat tekanan tubuh dari si penumpang. "Aduh, Mbaknya ... cantik-cantik naik motor, kok, kayak orang kesurupan!" Pak Ojol mengusap-ngusap dadanya. Tenang, Pak. Masih idup, kan? Ara tak menggubris, ia mencopot helm yang menaungi kepala Ara dan memberikan ke pemiliknya. Ia menyodorkan uang pas ke pak ojol. "Thanks, ya, Pak!" Pak ojol menggelengkan kepalanya. Darahnya sor-soran, jantungnya deg-degan. Bocah SMK mengajak pak ojol mau mati. Haduh! Ara berlari kecil menuju kelasnya. Koridor cukup sepi. Untungnya, di gerbang tidak ada BK ataupun satpam, si Gatol botak! "Ternyata, selain jadi murid bar-bar, kamu juga jadi pembalap." Tepat sekitar enam meter dari jaraknya Ara, si kaprog gila itu sedang berjalan di belakangnya. Bersuara dengan mistisnya, Ara menjadi was-was. Masalah apa lagi, ya, Allah.