my story with him

my story with him

  • WpView
    Leituras 181
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, nov 29, 2019
'Entah harus dari mana kumulai cerita ini Kabut sunyi perlahan mulai merayap di hati Aku yang mencintaimu dalam diam Menahan rindu yang kian tak teredam Ingin rasanya aku bertemu denganmu Tapi, menyapamu saja aku tak mampu Lalu, apa dayaku? Bahkan anginpun membisu Ketika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimu Mungkin bagiku cukup Tuhan yang tahu Tentang apa dan bagaimana perasaanku' -elbara. _____ 'melupkan orang sangat sulit van!' -elbara 'usaha dong, gimana reaksi itu mau berjalan jika tidak ada usaha?' -van 'tapi aku cinta:(' -elbara 'Cinta boleh, tapi logika juga harus dipake' -van
Todos os Direitos Reservados
#870
cintasegitiga
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ANELKA CALVARY
  • Bulol [NOMIN]✔
  • VALERIE
  • U'RE MINE [END]
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • CINTANYA AKU [ON GOING]
  • Albel
  • • EUTANASIA •
  • Standing With You (gxg) (completed)

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo