my story with him

my story with him

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 29, 2019
'Entah harus dari mana kumulai cerita ini Kabut sunyi perlahan mulai merayap di hati Aku yang mencintaimu dalam diam Menahan rindu yang kian tak teredam Ingin rasanya aku bertemu denganmu Tapi, menyapamu saja aku tak mampu Lalu, apa dayaku? Bahkan anginpun membisu Ketika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimu Mungkin bagiku cukup Tuhan yang tahu Tentang apa dan bagaimana perasaanku' -elbara. _____ 'melupkan orang sangat sulit van!' -elbara 'usaha dong, gimana reaksi itu mau berjalan jika tidak ada usaha?' -van 'tapi aku cinta:(' -elbara 'Cinta boleh, tapi logika juga harus dipake' -van
All Rights Reserved
#870
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • CINTANYA AKU [ON GOING]
  • THE CLIMB [Completed]
  • ANELKA CALVARY
  • VALERIE
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Bulol [NOMIN]✔
  •  The Secret Of Love(lingorm)
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines