Kepercayaan itu seperti Kaca

Kepercayaan itu seperti Kaca

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 23, 2019
Aku adalah anak seorang perwira yang memiliki pangkat yang tinggi, sedangkan ibuku hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Ayahku ternyata memiliki pujaan hati baru yang membuat ibuku menjadi di duakan. Ayahku berapa kali minta cerai kepada ibuku, akan tetapi ibuku tidak mau. Kalau ayah tidak kembali ke rumah mungkin aku tidak akan mendengar mereka berdua marah terus. Akan tetapi ayah selalu kembali ke rumah dan ingin mengusir ibu. Ayah melakukan terebut dikarenakan pujaan hatinya ingin tinggal di rumah yang mewah. Ibuku mati-matian tidak mau. Ayah memang tidak bisa melakukan tindakan kekerasan kepada ibu, karena jika dia melakukan hal tersebut maka perjalanan karirnya selama 25 tahun akan berakhir. Karena itu aku sungguh berterima kasih kepada Dhanes yang mau mengajakku keluar untuk sekedar melupakan kisah sedih yang ada di rumah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Athena : Kleines Mädchen und ihre Wunde
  • NADIRAEFAL
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • ALBARISUS ✔
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • Eliinaa
  • Rachel
  • Broken
  • Become an Extra or Main Character [END]

~Secuil kisah~ 2010 " Athen sama Jena ikut Om ya" Siulet Pria paruh baya yang menghampiri ku yang masih setengah sadar karna bangun tidur. Aku yang masih bingung dengan semua keadaan yang ada ini hanya bisa mengikuti suara yang ku kenal sebagai kakak dari ibuku itu. Aku dan jena di bawa ke rumah Om Hans Kertanegara, ayah dari kakak tercinta ku shanee. Walau setengah sadar aku ingat aku diantar ke kamar tempat biasa aku menginap jika kesana dan terlihat om ku berpesan pada Bi Nina, pembantu yang dari kecil sudah menemaniku main ketika disini " bi saya titip mereka berdua ya, nanti siang shanee pulang. Saya dan Henny harus balik ke pengadilan lagi sidang perceraiannya belum selesai" " baik tuan, semoga sidang perceraian Nyonya Dyah dan Tuan Andreas berakhir damai dan proses nya lancar ya tuan" " iya bi, doain ya.." " ha cerai? Siapa yang cerai " teriakku dalam hati. Namun kantukku tak tertahan kan aku kembali tidur dengan memeluk kembaranku yang ternyata sepanjang perjalanan tadi sudah tertidur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines