Semu
  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 23, 2019
WpInfo
Non-Fiction
"Mia.." Dahi Mia mengerut heran, wajah Lena berubah seperti kejadian di perpustakaan. "Aku minta kamu untuk jangan pulang sampai malam nanti," ucap Lena, tangannya menggenggam tangan Mia erat, perasaan tak enak mulai muncul di benak Mia. "Ke-kenapa?" tanya Mia. "Akan ada hal buruk terjadi sama kamu." Ucapan Lena membuat Mia mematung.
All Rights Reserved
#256
topeng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cermin di Ujung Jalan
  • Clara Calista
  • Auri, Cigarettes and Life
  • Eight Prince GoodLooking (End)
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Baby Hostage's So Cute
  • DON'T FORGET ME || SELESAI
  • Transmigrasi Zevarellzy
  • Behind The Smile
  • Keazen (A Sly World)

Ketika Aruna menerima cermin antik dari neneknya yang baru saja meninggal, dia tidak menyangka bahwa hidupnya akan berubah selamanya. Setiap kali dia menatap cermin itu saat tengah malam, Aruna melihat bayangan seorang pria misterius yang hanya bisa ia lihat melalui pantulan cermin. Pria itu memperingatkan bahaya yang mengintainya, mengatakan bahwa "batas antara dua dunia semakin tipis." Di tengah rasa penasaran dan ketakutannya, Aruna menyadari bahwa pria di cermin tampak mengenalnya lebih baik daripada siapa pun, bahkan lebih dari dirinya sendiri. Di sisi lain, Aruna juga mengalami kejadian-kejadian aneh di kehidupan nyatanya: suara-suara yang memanggil namanya, surat misterius yang muncul di kamarnya, dan luka-luka kecil yang tiba-tiba muncul tanpa ia ketahui asalnya. Ketika dia mulai menyelidiki, Aruna menemukan bahwa keluarganya memiliki sejarah panjang dengan dunia lain, dan cermin itu adalah gerbang menuju dunia paralel yang penuh rahasia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines