SECRET ADMIRER [On Going]

SECRET ADMIRER [On Going]

  • WpView
    Reads 2,637
  • WpVote
    Votes 402
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 31, 2020
[Slow Update] [Follow sebelum membaca] Aku menyukainya dan sepertinya aku pun sangat mencintainya...Sejak pertama kali kita bertemu,dan karna hal itu aku percaya akan adanya cinta pandangan pertama Tapi apa daya tak mampu ku menyatakannya karna banyaknya konsekuensi, salah satunya yaitu aku takut dia tidak bisa menerima diriku ini. Mungkin saat ini yang bisa aku lakukan hanya lah menjadi pengagum rahasianya saja dan mendoakannya dalam diam... I'am your secret admirer and I love you _Misha Anastasya_ Kepada yang terkasih: _Alvito Putra Mahendra_
All Rights Reserved
#619
ketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My First Love [END]
  • Secret Admirer✅ (END)
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Perfect Senior
  • Fake Nerd [REVISI]
  • ALVINO • HIATUS
  • Never Again
  • Takdir Cinta Yang Tertulis (COMPLETED)
  • My Duchess / End
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

WARNING 21+!!! Banyak adegan dewasanya, yang merasa belum cukup umur diharap mengundurkan diri ya... ##### Mavia Renata, seorang siswi cantik kelas 2 SMA yang nampak anggun dan lembut namun sebenarnya ia adalah gadis yang tomboi. Dia sedikit kurang pandai dalam bidang akademik, namun berbeda dengan bidang non-akademik nya yang luar biasa. Dia punya segudang prestasi dalam bidang olahraga, seni serta kepemimpinan. "Hei..Boleh nggak gue minta jawaban soal lo?" ucapku sambil menyenggol sikunya. Ku buang jauh2 gengsi ku entah kemana, ku bulatkan tekat ku untuk bertanya padanya. Ya dia adalah Marvel Abimana, Cowok blasteran Indo-Korea yang cukup ganteng namun paling rese di kelasku yang kebetulan banget kali ini duduk sebangku dengan ku. "Boleh," jawabnya singkat. "Beneran??" tanya ku curiga. "Boleh,tapi nggak gratis!" imbuhnya sembari menoleh kearahku dengan senyum liciknya. "Lo mau imbalan apaan?" tanyaku penasaran. "Satu jawaban dibayar dengan satu ciuman," bisiknya pelan tepat di telinga kananku. Seketika itu juga membuatku bergidik ngeri. "What????" ucapku kaget. Terlihat dia sedang tersenyum puas. "Sial!!! apa yg harus aku lakukan??" ucapku dalam hati. Mau tau kelanjutannya?? Yuk lanjut baca..

More details
WpActionLinkContent Guidelines