Dari Han Untuk Ran

Dari Han Untuk Ran

  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
17 tahun aku hidup, dikelilingi teman-teman dan lingkungan yang memposisikan diriku untuk selalu menjadi pendengar mereka. Seiring berjalannya waktu aku menyadari, kebahagian diri sendiri bukanlah urusan orang-orang sekitar. Aku tahu betul bagaimana perasaan orang-orang yang berada diposisi selalu menjadi pendengar tanpa pernah didengar. "Pulang Ran, kalau kamu lelah rumah Nenek akan selalu terbuka untukmu," "Ran, hidup itu penuh perjuangan. Kita diciptakan untuk menjalankan peran masing-masing, Tuhan itu adil, yang gak adil itu dirimu yang belum ikhlas menerima peran pemberian-Nya,"
All Rights Reserved
#132
selflove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • KEISYA
  • Bintang Embun Dalam Kenangan
  • help me!! [ End ]
  • Jovandra
  • Love is friendship
  • You And I
  • Why Should You ?

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines