Memory In Lensa

Memory In Lensa

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 13, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Keduanya tak tahu kalau sedang terikat "Takdir",awalnya sama-sama mengelak karena masih ragu akan perasaan masing-masing. Dimulai dari pertemuan salah satu wedding, sama-sama sedang menunggu lemparan bucket yang dilempar pengantin, hingga pertemuan-pertemuan selanjutnya. Gue gak pernah setuju bahwa cinta pada pandangan pertama itu ada. Gimana mungkin kita bisa langsung jatuh cinta dengan seseorang yang kita temui dalam beberapa jam? Gue gak percaya hal itu bisa terjadi sama gue, kenapa bisa-bisanya gue jatuh cinta sama perempuan yang baru gue liat beberapa jam. Dan bagaimana bisa sialnya gue jadi kepikiran tuh perempuan terus? Semakin lama gue tepis perasaan itu, semakin lekat bayang-bayangan itu dikepala gue, gila ya. Syukurnya semesta selalu memberi cara gue untuk ketemu sama dia, dan sialnya lagi gue bisa sampe bucin kaya gini. Ini scrapbook pertama yang spesial gue buat dia, jadi mohon maaf jika gak ada kata-kata romantisnya, ya karena gue gabisa nulis puisi woi! - Dimas Baskara Gue gak pernah percaya kebahagian datang ke gue bertubi-tubi. Gimana rasanya lo bisa pacaran sama seorang fotografer? Kalian tahu sendiri "Image" fotografer dimata para wanita-wanita? Udah pasti keren, cool, styles, dan lain-lainnya. Awalnya gue kira semua ini cuman hanya di cerita-cerita aja, ternyata engga. Ini semua nyata ada dikehidupan gue. Bingung! Setiap bangun tidur cek hape, dia selalu ngucapin "Selamat pagi" Tunggu deh! Tuhkan dia bucin sama guea? Hahaha ngarep kan gue jadinya Terlepas itu semua. gue bersyukur dia ada di kehidupan gue sekarang. Ya , karena hidup gue jadi makin asyik setelah ada dia. Hingga akhirnya kejadian yang gak pernah gue bayangin itu terjadi. Kayanya gue lupa, Kalo kebahagian datang sepaket dengan kesedihan - Laluna Savrinadeya
All Rights Reserved
#27
fotografer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Way To You (END)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • "Singgah"
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)

"Apa Pa? Menikah? Papa mau ngancurin hidup Arka seberapa jauh lagi?" dan satu tamparan mendarat di pipi gue. "Jangan bodoh Arka, menikah itu hanya pekara status, tidak akan ada yang berubah, kebebasan kamu masih seperti dulu." . . . "Lo beneran dipaksa nikah? Bokap lo bener-bener gila, dia gak tahu atau memang gak mau tahu? Menikah sama lo itu artinya perempuan itu siap masuk dalam kawasan berbahaya kapan aja." "Lo gak liat muka prustasi gue sekarang? Gue bahkan hampir gila ngebayanginnya Fa, ngurusin hidup gue sendiri aja gue cukup kelimpungan, nah lo bayangin gue disuruh nikah? Gue kudu kerja ekstra kalau masih mau bertahan hidup" "Jadi apa rencana lo?" "Menolak nikah udah gak mungkin, Anindya Putri tunggal dari Hanif Grup, selidiki semua tentang dia dan kasih gue informasinya secepat yang lo bisa!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines