VIVIAN

VIVIAN

  • WpView
    Přečtení 140
  • WpVote
    Hlasy 5
  • WpPart
    Části 4
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno úte, úno 4, 2020
WpInfo
Fikce
Romantika
"Lo childish!"ucapnya santai. Dia perlahan berjalan mendekat.Vivian terpojokan tak bisa berbuat apa apa.Tangannya perlahan bergerak hendak mengayunkannya ke arah sang lelaki.Namun sayang tangannya di tahan olehnya. Wajahnya yang kalem dan keringatnya yang masih bercucuran,tiba tiba saja mendekat."kalo gue childish gue ga akan lakuin ini" Cup. Vivian menegang di tempat,firstkiss nya kini sudah direnggut oleh musuh terbesarnya sendiri. "Rangga,sialan!"teriaknya ke arah rangga yang sudah berjalan menjauh.
Všechna práva vyhrazena
#65
coldboy
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • R&N (ON GOING)
  • NARENZA [BL] END ✅
  • Is he there? [END]
  • Horibble Woman (END)
  • LOVE THE ICE QUEEN
  • Together With You [COMPLETED]
  • Axevier
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

"Lo punya dendam apasih sama gue?!" geram Nayla saat dirinya tak sengaja tersandung oleh kaki Reyhan. Reyhan menatap penampilan Nayla dari atas sampai bawah pun menatapnya tajam dan datar. "Mana kaos kaki lo?" Tanya Reyhan dengan nada menyindir. "Gue nanya, lo punya dendam apa sama gue?! Gausah ngalihin pembicaraan deh!" Sewot Nayla. Banyak yang menatap mereka, karena kini mereka sedang berada di tengah tengah kantin. "Gue gak suka ada badgirl di SMA Derlangga." Desis Reyhan lalu mendekati Nayla. Cowok itu menatap mata Nayla dengan tatapan nya yang menusuk. "Dasar cowok sialan! Lo fikir lo bisa bersikap seenak jidat lo?" "Lo ngeremehin gue?" Reyhan mendekat. Banyak yang hampir memekik karena ulah Reyhan yang secara tiba tiba. "Lo duluan tai!" Maki Nayla tanpa rasa takut sedikitpun. Reyhan mencengkram pergelangan Nayla dengan kuat. "Lo yang sengaja nyelengkat gue, dan sekarang lo gamau- Akh!" Nayla sedikit meringis merasakan cengkraman Reyhan dipergelangan tangannya. "Minta maaf," suruh Reyhan dengan hawa gelap di sekitarnya. "Harusnya lo yang minta- aw!" Lagi lagi, Nayla meringis. "Minta maaf atau gue cium?" Ancam Reyhan tak main main. Nayla tersenyum miring, coba saja kalau berani. Mana mungkin seorang Reyhan Nathaniel Valentarioz yang dibangga banggakan guru, Ketua Osis, plus Kapten Basket disekolahnya berani melakukan itu di banyak orang seperti ini? Apalagi kepada musuh bebuyutan nya. Nayla Audrenia Meiganza. "Coba aja kalo-" Cup.

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu