Story cover for JUNDY by gvmLov3
JUNDY
  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 276
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Nov 23, 2019
"Ketika semesta mempermainkan rasa"

Cinta pandangan pertama? Cih,  yang benar saja. Dirinya tak pernah merasakannya, yah kecuali pada orang tuanya. 

Arjuna Rahdewa, memiliki segudang pacar, tapi bukan cinta yang melandasi hubungannya. Tapi agar gelar "play boy" nya menetap pada dirinya.

Itu sebelum bertemu dengan seorang gadis mungil yang berhasil memikatnya. Tapi sayang, Arjuna selalu mengelak akan perasaan itu. Dia beranggapan bahwa itu hanya rasa penasaran semata.

Sama halnya dengan wanita tersebut, mereka terlalu gengsi untuk saling mengungkapkan. Hanya kalimat benci yang sering mereka lontarkan.
All Rights Reserved
Sign up to add JUNDY to your library and receive updates
or
#44western
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Cause Dare I Got Boyfriend cover
Cinta Sejuta Rasa cover
Tiba Tiba Cinta cover
RAKASYA [TERBIT] cover
Na! cover
Send My Love cover
When Love Became a Memory cover
Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel] cover

Cause Dare I Got Boyfriend

19 parts Ongoing

'Cium cowok yang pertama kali tatapan sama lo di Festival Musik nanti!!' Terdengar tak masuk akal bukan? Orang waras mana yang mau melakukan dare tersebut? Tentu saja Ayra lah orangnya. Ia yang awalnya menolak mati-matian dare tersebut, kini kembali menerimanya hanya karena beberapa lembar foto berisi biasnya-Jung Jaehyun. Lalu, karena tak ingin memberikan ciumannya begitu saja pada orang yang tak ia kenal. Ayra membuat rencana dimana ia akan bertatapan dengan pemuda yang terlihat tampan dan gagah perkasa, serta menciumnya sekilas dan lekas pergi. Ayra memang menemukannya, bahkan berhasil melakukannya. Hanya saja, ia tak tahu jika pemuda yang ia cium merupakan Iblis sekolah mereka. Dan semenjak itu, kehidupan normalnya berubah menjadi malapetaka. "Selamat tinggal kehidupan normal gue, mari bertemu di tempat yang lebih baik lagi!" wasiat terakhir Ayra.