DANUR 2 : MADDAH

DANUR 2 : MADDAH

  • WpView
    LẦN ĐỌC 752
  • WpVote
    Lượt bình chọn 14
  • WpPart
    Chương 1
WpMetadataReadTrưởng thànhHoàn thành CN, thg 11 24, 2019
WpInfo
Hư cấu
Kinh dị
"Apa, aku berada di mana ini" tanya Riri.. aku melirik ke kanan dan ke kiri.. Aku mempunyai firasat tidak enak dan aku memutuskan untuk berlari sejauh mungkin.. Saat aku tidak sempat untuk berlari lagi.. Aku melihat di taman terdapat boneka-boneka yang berlumuran darah.. Aku berdiri ketakutan lalu aku berlari sejauh mungkin.. Sampai aku tidak kuat berlari lagi.. Aku melihat di belakang *AKU MASIH DI TEMPAT YANG SAMA..* Lalu aku berlirik ke arah ayunan yang diikat ke pohon beringin.. Disana hawa nya sangat berbeda Dan saat aku berbalik badan.. JRENNGGGG.. Munculah sosok yang sangat seram.. "Huh, untung cuman mimpi" kata Risa.. Sepertinya aku memimpikan adikku Riri.. Lalu aku bergegas mengambil baju.. Aku membuka lemari dan menutupnya lalu aku bergegas mandi.. Saat aku keluar dari kamar.. Tiba-tiba lemari itu terbuka sendiri dan MUNCULAH sosok hitam yang berada di dalam lemari itu.. "Riri ayo sarapan..kakak mau membawa koper dan dimasukan kedalam mobil" kata Risa.. "Iya kak" jawab Riri.. BRUMM.. (saat perjalanan menuju rumah tante) Saat sampai di rumah aku membawa dan membereskan pakaian di kamar.. Dan adikku sedang bermain bekel.. Saat adikku bermain bekel bola bergelinding ke bawah kursi.. Dan adikku memasukan tangannya ke bawah kursi.. Saat sudah memegang bola TIBA-TIBA ADA TANGAN YANG MEMEGANG TANGAN RIRI "Aaaaaa" teriak Riri ketakutan.. "lalu aku memegang pundaknya Kamu kenapa Riri" tanya Risa.. "kakak.. Gak apa-apa kak" jawab Riri sambil ketakutan.. "Ya udah, makan malam dulu yu" kata Risa mengajak Riri.. Tante,om,Risa,Riri dan anak tante.. Sedang makan bersama tetapi.. Ada yang aneh dengan om Risa.. Dia tidak nafsu makan dan dia hanya membereskan rambutnya.. "Om, om gk makan? " tanya Risa.. Om Risa tidak menjawabnya..
Bảo Lưu Mọi Quyền
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • SAD GHOST 6 ✓
  • CINTA DALAM KELABU
  • DRAFENZO SHAQUILLE
  • Tunanganku? Oh, bukan! [END]
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • cinta dingin sang ketos
  • MY LADDY BOSS  ||  HEERINA
  • U'RE MINE [END]
  • Alara's Brothers (Telah Terbit)

BRAK!! Rara terjuntai sampai bokongnya menabrak mesin cuci, ia terkedjoed sekaligus terheran-heran melihat wujud yang ada di hadapannya. Siapa ketiga manusia, ups salah maksudnya makhluk halus di hadapannya ini? "Selamat malam" ucap mereka bersamaan. "Ma-malam, bapack-bapack cari siapa ya?" "Cari manusia bernama Rara, Riri dan Rere. Benarkah ini rumahnya?" "Betul sekali. Apakah kalian dari anggota give away? Wah, saya mau dapet mobil mewah dong? Atau duid seratus juta" "Kita gak salah men, dia beneran yang kita maksud. Bener kata raja Jin, udah cantik, lucu dan uhhh sexy men" bisik salah satunya di akhir kalimat. "Hus, lo udah jadi setan masih aja mesum. Otak lo gue puterin ke mesin cuci mau?" "Anceman lo ngeri kaya akun lambe!" Rara masih menunggu jawaban mereka, bahkan jika saja ada yang memotret wajahnya pasti ia sangat malu sekali, sebab wajahnya terlihat seperti orang bodoh. "RARA, NAMA LO RARA KAN? TANPA BERBASA BASI LAGI, GUE MAU KENALIN DIRI. GUE GUNDU, LO BISA PANGGIL GUE GUGUN" "GUE ASEP, LO BISA PANGGIL SAYANG KALAU MAU HEHE" Rara bergidik ngeri. "GUE... GUE SIAPA?" "NAMA LO OPAL," ucap Gundu dan Asep bersamaan. "Oh iya hehe, makasih udah ingetin. Kadang gue lupa, karna yang slalu gue inget adalah beban saat kita semua masih idup" Mendengar kalimat akhir dari Opal membuat mata Rara melotot terkejut, otaknya mulai bekerja bergotong royong untuk membangun sebuah koneksi. Jikalau mereka pernah hidup, lalu sekarang apa? "Lo semua udah modar?" tanya Rara. "YOI. KITA ADALAH PARA SAD GHOST DARI GENERASI SIX. TUJUAN KITA DATANG KEMARI YAITU, MEMINTA PERTOLONGAN KEPADA SAUDARI RARA, RIRI, DAN RERE UNTUK MENUNTASKAN MASALAH KAMI!" "What? Masalah gue aja banyak, dan lo semua mau nambah masalah gue?" Tuing...tuing.. Para pocong itu loncat-loncat semacam kutu, untuk mendekati Rara. Sontak Rara mundur ketakutan. "Plis gue mau pingsan aja. Ternyata kalian pocong, gue pikir kalian lontong! Bye..." _______ Writer bye; Nanaw✨

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn