Queenlly_lilly

Queenlly_lilly

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 24, 2019
Kumpulan cerpen karya queenly_lilly "kenapa? Kenapa lo mau bunuh gue?" kata naru tenang. Padahal ini pertama kali mereka saling mengobrol, kenapa mau membunuh naru? Bahkan mungkin saja nia tidak tahu nama naru. "Pffft... bukankan ini konyol? Bahkan ini pertemuan pertama kita dan lo bilang mau bunuh gue??" naru berbicara lagi karena nia tidak menjawab naru dan hanya memandang naru dengan tatapan benci dan mungkin iri? "Lo pikir rasa benci di mata gue ini lelucon?" nia mulai terlihat mara sorot matanya yang dingin berubah menjadi tajam. "Ahh... tentu saja ini lelucon" kata naru enteng. Entah kenapa percakapan ini seperti memancing sisi liar naru ditambah lagi dengan cahaya yang mulai redup karena hari sudah sore, dia tidak lagi takut dengan nia atau bahkan jika naru memang mati hari ini. Naru sekarang tidak takut. "Dimata lo... Terlihat jelas kalau lo iri sama gue.. " naru menyeringai. Sisi liar naru benar benar keluar. Ketika terancam sepertinya sisi lain naru akan keluar. Nia yang mendengar itu marah.
All Rights Reserved
#243
fantasy-romance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY SWEET PSYCO (ON GOING)
  • ALTARSYA
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • The Forest That Hold a Certain Fairytale
  • 𝐁𝐚𝐝 𝐋𝐢𝐩𝐬 [𝐑𝐄𝐕𝐈𝐒𝐈]
  • My Sole Ethereal
  • Rasendriya
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • KEPERGIAN SENJA

_________________________________________ "R-Ryan kamu nga-" Ucapan Ona terpotong setelah sebuah benda kenyal menempel di bibir nya dan membuat nya membeku sesaat. Ia masih tak percaya dengan apa yang telah dilakukan Ryan padanya. "Sorry" Ucap Ryan. Dengan keadaan Ona yang masih mematung "Yaudah kalau gitu gw pergi dulu" saat hendak pergi, tiba tiba Ona menahan nya. "Tunggu!!!" Ucap Ona dengan malu malu. "Masuk dulu masa baru datang langsung pergi pergi aja" Lanjut Ona, agar sedikit mengurangi kecanggungan di antara mereka berdua. Dan Ryan langsung menuruti ucapan Ona. _________________________________________ Info: 📌Penulis: Dikki 📌Insta: @hi.dikky_ 📌FB: DIKOT

More details
WpActionLinkContent Guidelines