Queenlly_lilly

Queenlly_lilly

  • WpView
    MGA BUMASA 51
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Nov 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kumpulan cerpen karya queenly_lilly "kenapa? Kenapa lo mau bunuh gue?" kata naru tenang. Padahal ini pertama kali mereka saling mengobrol, kenapa mau membunuh naru? Bahkan mungkin saja nia tidak tahu nama naru. "Pffft... bukankan ini konyol? Bahkan ini pertemuan pertama kita dan lo bilang mau bunuh gue??" naru berbicara lagi karena nia tidak menjawab naru dan hanya memandang naru dengan tatapan benci dan mungkin iri? "Lo pikir rasa benci di mata gue ini lelucon?" nia mulai terlihat mara sorot matanya yang dingin berubah menjadi tajam. "Ahh... tentu saja ini lelucon" kata naru enteng. Entah kenapa percakapan ini seperti memancing sisi liar naru ditambah lagi dengan cahaya yang mulai redup karena hari sudah sore, dia tidak lagi takut dengan nia atau bahkan jika naru memang mati hari ini. Naru sekarang tidak takut. "Dimata lo... Terlihat jelas kalau lo iri sama gue.. " naru menyeringai. Sisi liar naru benar benar keluar. Ketika terancam sepertinya sisi lain naru akan keluar. Nia yang mendengar itu marah.
All Rights Reserved
#77
fantasy-romance
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • My Sole Ethereal
  • MY SWEET PSYCO (ON GOING)
  • Travel With System [BL]
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)
  • Duo Berandal yang Terculik✔
  • Scond Life Fake Nerd
  • KEPERGIAN SENJA

Jenuh, hampa, cemas. Perasaan yang terkutuk itu mengekangku. Memenjarakanku di dalam penjara kelamnya. Aku tak bahagia. Aku tak bisa bahagia. Atau mungkin aku tak boleh bahagia? "Teruslah membenci dirimu. Kau memang tak pantas untuk bahagia!" Kata-kata bagai racun itu terus melekat seakan itu memang sudah bagian dariku. Kata-kata yang terus menghantuiku. Kata-kata yang menjadikan mati sebagai kesimpulan akhir. Sepertinya mati adalah solusi terbaik untukku. Di saat kematian akan menjemputku, ia datang. Tubuh yang dibalut oleh sinar emas, rambut pirang yang berkilau, senyuman indah di bibirnya yang menyambutku, mata bagai cahaya matahari yang hangat. Cahayanya yang begitu hangat dan tentram. "Aku adalah Guardian Spirit yang datang untuk membantumu menggapai kebahagianmu." -- *New Chapter : Minggu, 09:00 WIB*

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman