rumour. [akafuri]

rumour. [akafuri]

  • WpView
    Reads 538
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 24, 2019
WpInfo
Fanfic
"Dengar-dengar Furihata dan Akashi jadian?" -merupakan sepenggal kalimat pembuka tirai mimpi buruk Furihata selama... berapa, ya, (pokoknya lama), tahun-tahun memayahkan perkuliahannya. Furihata Kaede terdaftar sebagai mahasiswi (ya, kalian tidak salah baca: mahasiswi) Ilmu Komunikasi salah satu universitas terbaik di Jepang, dengan program studi Manajemen Komunikasi. Berawal dari sebatas rumor, skalanya meluas hingga yang tak terpikirkan. Merepotkan? Merepotkan. ((( AkaFuri w/ fem!furi bby ;) ))))
All Rights Reserved
#11
furihatakouki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Sakura di Bawah Payungmu!
  • I For You
  • Imaginary Boyfriend
  • ★BABY ZION★
  • Enter The Anime World {kuroko no Basuke} [Knb X reader] (END)
  • MAKE IT RIGHT.
  • Beside You (Fanfict Story of Akashi Seijuro)

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines