Story cover for KARAMEL [SLOW UPDATE] by Tikapst
KARAMEL [SLOW UPDATE]
  • WpView
    Reads 12,366
  • WpVote
    Votes 4,505
  • WpPart
    Parts 27
  • WpView
    Reads 12,366
  • WpVote
    Votes 4,505
  • WpPart
    Parts 27
Ongoing, First published Nov 24, 2019
FOLLOW SAYA SEBELUM MEMBACA!
[BIASAKAN HARGAI KARYA ORANG DENGAN MENDUKUNG PENULISNYA]

***

Terkadang, berjuang adalah sebuah rutinitas. Bertahan adalah ujiannya.

Ketika sudah saling memiliki, akan sulit untuk mempertahankan suatu hubungan bukan?

"No, just with you i'm smile." -Karamel.

"Mempertahankan mu adalah prioritas untuk ku!" -Malvin.

"Gue emang bukan seseorang yang selalu lo liat, lo anggep gue aja gak. Tapi di sini, gue yang selalu perhatiin lo Karamel." - Unknown.

Mempertahankan, memperjuangkan dan menunggu.

Dari tiga pilihan? Seolah adalah pilihan hidup. Mana yang akan di pilih?!
--

•DILARANG KERAS UNTUK COPY PASTE•

INGET ADA KOK PASAL-PASALNYA!
All Rights Reserved
Sign up to add KARAMEL [SLOW UPDATE] to your library and receive updates
or
#44siblinggoals
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Caramel cover
The Kidnapper  cover
Fanny cover
Gadis Suruhan (END) cover
Only You. [END]  cover
ZENARZEL [SELESAI✔] cover
My Three Brothers [Terbit] cover
AlZoe [END] cover
AMISTAD✅ cover

Caramel

67 parts Complete

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?